Rakus + korupsi, 2 sisi koin yang sama

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YUK kita bedah pelan-pelan. Nggak nge-judge, cuma buka Alkitab bareng. Rakus + korupsi itu 2 sisi koin yang sama: “aku mau lebih, meski orang lain kekurangan”.

1. Pandangan Alkitab tentang RAKUS = “Loba”/”Serakah”

Alkitab nggak halus-halus nyebutnya. Rakus itu dosa hati, bukan cuma soal makan banyak.

Lukas 12: 15

Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya.

Intinya: Rakus itu ilusi. Kita kira “kalau punya X, aku aman”. Padahal hidup nggak diukur dari penuhnya gudang.

Kolose 3: 5

Karena itu matikanlah dalam dirimu… ketamakan, yang sama dengan penyembahan berhala.

Ngeri ya? Rakus = nyembah berhala. Karena hati kita bilang: “Uang/kuasa/jabatan ini yang bisa nolong aku, bukan Tuhan.”

2. Pandangan Alkitab tentang KORUPSI = “Suap + Memutarbalikkan Keadilan”

Alkitab pakai kata “suap”, “memeras”, “menyelewengkan hukum”. Intinya: ambil yang bukan hak, dan bikin orang lemah makin lemah.

Keluaran 23: 8  

Suap janganlah kauterima, sebab suap membuat buta mata orang-orang yang melihat dan memutarbalikkan perkara orang-orang yang benar.

Mikha 3: 11

Para kepalanya memutuskan hukum karena suap… namun mereka bersandar kepada Tuhan…

Itu ironi paling pahit. Bibir bilang “Tuhan bersama kita”, tapi tangan ngambil hak orang.

3. Relevansi Masa Kini

Zaman ganti, cara rakus + korupsi juga ganti bentuk. Tapi akar hatinya sama:

Rakus hari ini:

1. FOMO belanja – Gaji masuk, langsung habis buat barang yang “nggak apa-apa kalau nggak ada juga”. Gudang penuh, hati kosong.

2. Numppuk influence – Ngejar followers, jabatan, validasi. Kayak kumpulin manna lebih dari cukup, besoknya jadi busuk Keluaran 16:20.

3. Nggak pernah cukup – Gaji naik, standar naik. “Nanti kalau udah X, aku tenang”. Tapi X datang, muncul X+1 lagi.

Korupsi hari ini:

1. Korupsi waktu – Datang kerja telat, pulang cepat, tapi gaji full. Ngambil hak pemberi kerja.

2. Korupsi informasi – Bikin berita hoax biar untung sendiri, padahal bikin orang lain panik/rugi.

3. Korupsi kecil – “Nggak apa-apa ambil 1 stapler kantor”, “Nggak apa-apa mark up nota dikit”. Alkitab bilang: Yang setia dalam perkara kecil, setia juga dalam perkara besar_ Lukas 16: 10.

Benang merahnya:

Rakus itu “aku mau untuk diriku”. Korupsi itu “aku ambil dari hak orang lain”. Dua-duanya lahir dari rasa takut: takut kekurangan, takut nggak berkuasa, takut nggak dianggap.

Obatnya Alkitab bukan ceramah, tapi “SELA”:

Ibrani 13: 5 – Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.

Cukup + Percaya. Dua kata yang ngelawan rakus + korupsi.

 

 

Penyebar: shalom.click | Kiran Karin

Berita Terkait

PESAN SEPTEMBER — HARI ke-4: “Belajar menunggu waktu Tuhan”
Mengikut Yesus keputusanku: Ketika tidak ada jalan untuk kembali
Merawat CIPTAAN adalah IBADAH
Salib Kasih Tarutung: Jejak sejarah berdirinya Monumen Iman di Tanah Batak
Ketika rupiah terpuruk, harapan jangan ikut runtuh
“Demi Tuhan untuk Siapa?”
BAB IX: SERU — INJIL dari boncengan dan batu bata mentah
Sodom dan Gomora: Bukan sekadar kisah kota yang hancur
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:28 WIB

PESAN SEPTEMBER — HARI ke-4: “Belajar menunggu waktu Tuhan”

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:22 WIB

Mengikut Yesus keputusanku: Ketika tidak ada jalan untuk kembali

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:09 WIB

Merawat CIPTAAN adalah IBADAH

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:23 WIB

Salib Kasih Tarutung: Jejak sejarah berdirinya Monumen Iman di Tanah Batak

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:26 WIB

Ketika rupiah terpuruk, harapan jangan ikut runtuh

Berita Terbaru

RENUNGAN

Memenangkan hati yang gelisah dengan Tuhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:55 WIB

NAFAS KASIH

Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”

Minggu, 13 Sep 2026 - 08:57 WIB