ADA masa ketika kita sudah berdoa, sudah berusaha, bahkan sudah menyerahkan semuanya kepada Tuhan, tetapi keadaan seolah belum berubah.
Masalah masih ada. Jalan keluar belum kelihatan. Harapan terasa semakin tipis.
Di titik seperti itu, kita sering bertanya, “Tuhan, kapan?”
Habakuk juga pernah berada di posisi tersebut.
Ia melihat keadaan yang tidak sesuai dengan harapannya. Kemudian bertanya kepada Tuhan, menunggu jawaban, dan akhirnya belajar bahwa iman bukan sekadar percaya ketika semuanya baik-baik saja.
Iman tidak selalu menunggu keadaan berubah
Kadang Tuhan tidak langsung mengubah keadaan, tetapi Tuhan mengubah cara kita menghadapi keadaan.
Itulah bagian yang sering sulit kita pahami.
Kita ingin Tuhan segera membuka pintu. Namun mungkin Tuhan sedang menguatkan kaki kita agar sanggup berjalan melewati pintu itu.
Kita ingin masalah segera selesai.
Namun mungkin Tuhan sedang mengajarkan kita untuk tidak kehilangan pengharapan ketika jawaban belum datang.
Karena itu, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa Tuhan diam berarti Tuhan meninggalkan kita.
Tuhan yang belum menjawab bukan berarti Tuhan tidak bekerja.
Tetap berdiri dalam pengharapan
Habakuk akhirnya sampai pada sebuah sikap iman yang kuat: sekalipun keadaan tidak seperti yang diharapkan, ia tetap memilih bersukacita di dalam Tuhan.
Inilah yang perlu kita bawa dalam perjalanan September ini.
Kalau hari ini hidupmu belum seperti yang kamu doakan, jangan menyerah.
Jika pun pintu yang kamu tunggu belum terbuka, jangan berhenti mengetuk dalam doa.
Sekali pun perjalanan terasa panjang, tetaplah berjalan.
Sebab iman tidak selalu melihat jalan di depan, tetapi percaya kepada Dia yang memegang tangan kita sepanjang perjalanan.
Selamat pagi.
Mari jalani hari ini dengan hati yang tenang.
Belum melihat jawaban bukan berarti tidak ada harapan. Tuhan masih bekerja. 🙏
Firman penguat:
“Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak berdusta; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.”
— Habakuk 2: 3
Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong







