Tanda titik koma dari Tuhan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KATA “SELA” itu muncul 71x di Kitab Mazmur + 3x di Habakuk.

Kalau lagi baca Mazmur terus nemu “SELA”… itu kayak tanda titik koma dari Tuhan.

Artinya SELA ada 3 tafsiran paling kuat:

1. “Berhenti sejenak – renungkan”

Ini tafsiran paling umum. Kayak dirigen ngangkat tangan: “Musik stop dulu… renungkan lirik yang barusan”.

Jadi pas baca “Tuhan adalah gembalaku… SELA”, kita disuruh pause. Tarik napas. Rasain dulu. Jangan buru-buru ke ayat selanjutnya.

2. “Angkat suaramu/kerasin musik”

SELA bisa juga dari kata Ibrani “salal” = angkat, tonjolkan. Jadi artinya: “Nah, bagian ini penting! Naikin volumenya!”

Kayak bagian reff lagu. Tuhan bilang: “Ini nih poinnya, dengerin baik-baik.”

3. “Hubungkan/Jembatani”

Ada juga yang bilang SELA nyambungin 2 bait Mazmur. Dari ratapan ke pujian. Dari gelap ke terang.

Lampu PLN padam… SELA… Lampu Kasih Tuhan menyala.

Jadi gampangnya gini:

SELA = Tuhan ngasih kita ruang. Nggak langsung ceramah panjang. Dia berhenti, biar kita yang mikir, yang ngerasain, yang jawab dalam hati.

Contoh Mazmur 46: 2  

Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan… SELA

Berhenti dulu. Tarik napas. Iya ya, Dia tempatku bersandar pas banjir + blackout PLN.

Makanya Mazmur itu enak dibaca pelan-pelan. Tiap ada SELA, kita diajak ngobrol sama Tuhan, bukan cuma baca.

 

 

Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong

Berita Terkait

Jangan takut, Tuhan ada bersamamu
Ketika Gereja dipanggil hadir di tengah krisis kemanusiaan dunia
BELALANG tidak punya Raja, tapi tahu cara bersatu
Lagi Ikutin Tuhan… atau Cuma Ngikutin Ego?
Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi
Ketika Pajak Menjadi Beban: Belajar dari Raja Rehabeam dan Suara Para Nabi
Korupsi berawal dari hati yang tidak pernah puas
Generasi Digital: Bijak Menggunakan Teknologi sebagai Alat Kemuliaan Tuhan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Jangan takut, Tuhan ada bersamamu

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Ketika Gereja dipanggil hadir di tengah krisis kemanusiaan dunia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:11 WIB

BELALANG tidak punya Raja, tapi tahu cara bersatu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Lagi Ikutin Tuhan… atau Cuma Ngikutin Ego?

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

Berita Terbaru

RENUNGAN

Memenangkan hati yang gelisah dengan Tuhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:55 WIB

NAFAS KASIH

Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”

Minggu, 13 Sep 2026 - 08:57 WIB