SELAMAT malam kawan shalom.click
BANJIR, longsor, krisis lingkungan… yang paling kena emang rakyat bawah. Rumahnya di bantaran, kerjanya harian, tabungannya nggak ada. Elit terdidik kadang aman di atas.
1. Alkitab lihat bencana + kerusakan alam gimana?
Alkitab nggak bilang “bencana itu kutukan otomatis”. Tapi dia lihat alam + manusia itu satu paket rusak sejak Kejadian 3.
Roma 8: 22 bilang: “Segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin sampai sekarang.”
Alam “mengeluh”. Banjir, longsor, cuaca gila… itu bagian dari “erangan” ciptaan yang rusak. Bukan Tuhan jahat. Tapi dunia jatuh.
Tapi Alkitab juga keras ke manusia yang bikin rusak: Wahyu 11: 18 – “Engkau akan membinasakan orang-orang yang membinasakan bumi”.
Jadi krisis lingkungan itu bukan cuma soal cuaca. Ada tanggung jawab moral di situ.
Yesaya 24: 5 juga menyebutkan: “Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan…”
Kerusakan alam sering nyambung sama kerusakan relasi: manusia vs Tuhan, manusia vs sesama, manusia vs bumi.

2. Penyimpangan perilaku elit terdidik hari ini yang Alkitab sorot?
Alkitab paling pedes kalau ngomong ke “orang terdidik, punya kuasa, punya ilmu” tapi hatinya miring. Sebutannya “para ahli Taurat & Farisi” zaman Yesus.
3 penyimpangan yang masih relevan banget:
-
Beban berat tapi nggak ikut ngangkat – Mat 23: 4: “Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya”. Kebijakan, izin, tambang, alih fungsi lahan… yang bikin rakyat bawah makin rentan. Tapi yang buat kebijakan rumahnya aman dari banjir.
-
Cinta uang + tamak – 2 Tim 3: 2, 1 Tim 6: 10: “Mereka akan menjadi hamba uang… akar segala kejahatan”. Hutan gundul, sungai mati, izin jual-beli… sering muaranya ke “keuntungan”. Ilmu dipake buat akalin aturan, bukan jaga ciptaan.
-
Menindas yang lemah + jaga citra – Yesaya 10: 1-2: “Celakalah mereka yang menentukan ketetapan-ketetapan yang tidak adil… untuk menghalau orang miskin dari mendapatkan keadilan”. Pinter pidato, pinter data, tapi rakyat kecil makin kejerat. Alkitab sebut ini “kekejian di mata Tuhan” – Amsal 11: 1.
Uzia di 2 Tawarikh 26 juga “terdidik, kuat, pinter strategi perang”… tapi jatuh karena mau rebut imamat. Intinya: ilmu + kuasa tanpa takut Tuhan = bahaya buat semua orang.
Kalimat kunci malam ini:
“Alam mengeluh bukan karena Tuhan lalai. Tapi karena manusia lupa: kita itu pengelola, bukan pemilik.” – Kejadian 2: 15
Kawan shalom.click, jujur aja… ngomongin ini bikin sesak ya? Tapi Kabar Baiknya: Yesaya 41: 10 yang sore tadi masih berlaku. “Jangan takut, Aku menyertai… Aku akan memegang engkau”.
Bapa nggak buta sama air mata rakyat bawah. Dan Dia nggak tinggal diam sama penyimpangan.
Pipa malam ini dalem. Tapi Tangan yang megang Yesaya 41: 10 nggak berubah 🤍
Penyebar: shalom.click |Ebenezer & Kiran









