DIAM di BAWAH SAYAP

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mazmur 46: 11 bilang: “Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah”

Kita tuh nggak disuruh “bereskan dulu baru diam”. Kita disuruh “diam dulu… baru tahu”.

Krisis kepemimpinan, krisis keuangan, krisis hati… semuanya berisik.

Lagu “Still” ngajarin: sebelum Tuhan jawab, Dia minta kita “hide me now”. Sembunyi dulu. Nggak usah sok kuat.

Manusia tuh kayak air keruh kalau diguncang seharian…

Masalah = guncangan. Pikiran = lumpur yang naik. Solusi = makin diguncang makin keruh.

“Diam di bawah sayap” itu kayak naruh gelasnya di meja. Nggak diguncang lagi. Lama-lama lumpurnya turun sendiri.

Airnya bening lagi. Baru kita bisa lihat dasarnya: Bapa ada di situ dari tadi.

Jadi lagu ini bukan ngajarin pasrah… tapi ngajarin posisi…

Posisi Anak. Posisi yang nggak megang kendali, tapi dipegang.

Horatio Spafford nulis “It Is Well” pas anaknya 4 hilang di kapal tenggelam. Dia nggak bilang “semua baik-baik aja”.

Dia bilang “Jiwaku aman dalamMu“. Itu Baju Zirah Iman versi malam hari.

Ayat kunci:

Mazmur 91: 1 – “Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa…”

Kalimat kunci:

“Malam nggak harus terang benderang. Cukup ada sayap yang menaungi… hati jadi bisa tidur.”

Gimana kawan shalom.click? Malam ini mau kita “diam” bareng 3 menit nggak? Tarik napas, buang napas, bisik: “Aku aman di bawah sayapMu”.

Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong 

Berita Terkait

Tuhan, Malam ini duduklah bersamaku
Saat Duri diganti Sanobar: Tuhan jago mengubah hidup yang terluka
Tetap setia dalam perkara kecil
Permata Yasfis dan Sardis: Tuhan yang Kudus, Mengasihi, dan Selalu Ingat Anak-Nya
Jangan main-main dengan KEPERCAYAAN RAKYAT
Tuhan tidak pernah terlambat
Ketika AIB KELUARGA menjadi KONSUMSI PUBLIK: Apa kata Firman Tuhan?
“Ketika pemimpin kehilangan hikmat: Apa kata Alkitab?”
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:20 WIB

Tuhan, Malam ini duduklah bersamaku

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:07 WIB

Saat Duri diganti Sanobar: Tuhan jago mengubah hidup yang terluka

Senin, 27 Juli 2026 - 09:52 WIB

Tetap setia dalam perkara kecil

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:50 WIB

Permata Yasfis dan Sardis: Tuhan yang Kudus, Mengasihi, dan Selalu Ingat Anak-Nya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:08 WIB

Jangan main-main dengan KEPERCAYAAN RAKYAT

Berita Terbaru

RENUNGAN

Tuhan, Malam ini duduklah bersamaku

Selasa, 4 Agu 2026 - 00:20 WIB

Uncategorized

Belajar dari Semut, jangan cuma sibuk untuk diri sendiri

Minggu, 2 Agu 2026 - 15:45 WIB