“Kalau Tuhan percaya kasih kamu banyak, berarti Dia percaya kamu kuat”

Senin, 1 Juni 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yesaya 58: 10-11

“Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kau inginkan sendiri… maka terangmu akan terbit dalam gelap… engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik, seperti mata air yang tidak pernah kering”

dan Yohanes 7: 38

“Dari dalam hatimu akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

“Malam ini sebelum tidur, cek dompet, cek rekening, cek kesehatan, cek keluarga… Kalau Tuhan masih titip ‘berlimpah’ di tanganmu, itu bukan karena kamu paling hebat. Itu karena di luar sana ada orang yang Tuhan lagi siapin buat kamu jadi ‘tangan-Nya’.”

Orang berlimpah itu punya 2 pilihan:

1. Jadi bendungan → airnya numpuk, lama-lama kotor, bau, mampet. Capek jaga-jaga.

2. Jadi sungai → airnya ngalir terus. Kasih makan yang haus. Siram yang layu. Dan anehnya… sungainya sendiri nggak pernah kering. Yesaya bilang “mata air yang tidak pernah kering”.

“Tangan kuat” itu bukan tangan yang genggam erat hartanya. Tangan kuat itu tangan yang kebuka, karena pegang Jalan itu dulu. Pas kita bilang “Akulah Jalan”, Dia yang mastiin airnya nggak abis.

“Saudaraku… besok kalau kamu lihat orang susah, jangan tanya ‘aku sanggup nggak?’. Tanya aja ‘Tuhan, aku jadi tangan-Mu yang mana malam ini?’ Bisa jadi cuma 1 bungkus nasi. Bisa jadi cuma dengerin curhat. Tapi buat dia, itu sungai di padang gurun.”

“Berlimpah bukan buat disimpan. Berlimpah itu buat dialirkan. Karena Sumbernya nggak pernah mati.”

Penyebar: shalom.clock | Kiran Karin

Berita Terkait

KKR Emak-emak Pejuang Ekonomi Keluarga, Lasma Sianturi: Jiwa dan Roh harus tetap bersatu
Wali Kota Pematangsiantar Sambut Rencana Penutupan Sinode Besar GPI
Tetap teguh dalam kebenaran di tengah ketidakadilan
Uskup Agung Medan resmikan Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan
Saat dunia mengering, mata air Tuhan tetap mengalir
“Saat langit dan bumi berbicara: Pelajaran rohani dari bencana hidrometeorologi”
Shalom: Pelukan damai Allah di tengah pergumulan hidup
Lazarus: Nama sederhana dengan makna yang luar biasa
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:40 WIB

KKR Emak-emak Pejuang Ekonomi Keluarga, Lasma Sianturi: Jiwa dan Roh harus tetap bersatu

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Sambut Rencana Penutupan Sinode Besar GPI

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:48 WIB

Tetap teguh dalam kebenaran di tengah ketidakadilan

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:18 WIB

Uskup Agung Medan resmikan Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:36 WIB

Saat dunia mengering, mata air Tuhan tetap mengalir

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:28 WIB

NAFAS KASIH

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:42 WIB

SULUH ZAMAN

Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT

Senin, 15 Jun 2026 - 16:51 WIB

NAFAS KASIH

Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan

Minggu, 14 Jun 2026 - 22:40 WIB