Tentang hutan, manusia diberi kuasa bukan semena-mena

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INI daftar ayat Alkitab yang menegaskan tanggung jawab kita ke alam, hutan, dan dampak kalau dirusak.

1. Manusia sebagai pengurus ciptaan

Kejadian 2: 15 – “TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.”

Kata kuncinya: mengusahakan = bekerja, memelihara = menjaga. Bukan mengeksploitasi.

Mazmur 8: 7-8 – Manusia diberi kuasa atas ciptaan, tapi dalam konteks dimuliakan Tuhan. Kuasa itu tanggung jawab, bukan izin semena-mena.

Imamat 25: 23 – “Tanah itu jangan dijual mutlak, karena Akulah pemilik tanah itu.”

Kita cuma penggarap. Pemilik aslinya Tuhan.

2. Alam Ikut Merasakan Dampak Perbuatan Manusia

Roma 8: 20-22 – “Seluruh makhluk telah mengeluh dan merasa sakit bersalin sampai sekarang.” Alam ‘menangis’ karena dosa manusia.

Yesaya 24: 4-6 – “Bumi merana dan layu… tanah menjadi cemar karena penduduknya.”

Dosa → tanah rusak → manusia kena dampaknya.

Hosea 4: 3 – “Sebab itu negeri ini akan berkabung, dan segala yang diam di dalamnya akan merana; juga binatang-binatang di padang, burung-burung di udara, bahkan ikan-ikan di laut akan mati lenyap.”

3. Larangan dan Peringatan Tegas Soal Merusak

Ulangan 20: 19-20 – Dilarang menebang pohon buah saat mengepung kota. “Sebab manusia hidup dari pohon di padang itu.”

Bilangan 35: 33-34 – Tanah menjadi najis kalau ada pertumpahan darah dan ketidakadilan.

Prinsipnya: dosa mencemari tanah.

Wahyu 11: 18 – “Mereka yang merusak bumi akan Engkau binasakan.”

Ini peringatan paling langsung soal pengrusakan lingkungan.

4. Harapan: Pemulihan Alam Lewat Ketaatan

Mazmur 96: 11-12 – “Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai… biarlah segala pohon di hutan bersorak-sorai.”

Yesaya 55: 12 – “Gunung-gunung dan bukit-bukit akan bersorak-sorai di depanmu, dan segala pohon di padang akan bertepuk tangan.”

Wahyu 22: 2 – Di langit baru bumi baru, ada “pohon kehidupan” yang daunnya untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.

Pola besarnya gini:  

Tuhan pencipta → manusia pengurus → kalau pengurus setia, alam pulih → kalau pengurus serakah, alam rusak dan manusia ikut rugi.

Penyebar: shalom.click | Ebenezer

Berita Terkait

PESAN SEPTEMBER — HARI ke-4: “Belajar menunggu waktu Tuhan”
Mengikut Yesus keputusanku: Ketika tidak ada jalan untuk kembali
Merawat CIPTAAN adalah IBADAH
Salib Kasih Tarutung: Jejak sejarah berdirinya Monumen Iman di Tanah Batak
Ketika rupiah terpuruk, harapan jangan ikut runtuh
“Demi Tuhan untuk Siapa?”
BAB IX: SERU — INJIL dari boncengan dan batu bata mentah
Sodom dan Gomora: Bukan sekadar kisah kota yang hancur
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:28 WIB

PESAN SEPTEMBER — HARI ke-4: “Belajar menunggu waktu Tuhan”

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:22 WIB

Mengikut Yesus keputusanku: Ketika tidak ada jalan untuk kembali

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:09 WIB

Merawat CIPTAAN adalah IBADAH

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:23 WIB

Salib Kasih Tarutung: Jejak sejarah berdirinya Monumen Iman di Tanah Batak

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:26 WIB

Ketika rupiah terpuruk, harapan jangan ikut runtuh

Berita Terbaru

RENUNGAN

Memenangkan hati yang gelisah dengan Tuhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:55 WIB

NAFAS KASIH

Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”

Minggu, 13 Sep 2026 - 08:57 WIB