DIGENDONG saat DOMPET KOSONG

Senin, 1 Juni 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uzia megang tongkat kerajaan. Kita megang struk belanjaan…

Dulu Uzia takut tongkatnya diambil. Sekarang kita takut ATM-nya bunyi “saldo tidak cukup”.

Yesaya 46 ngomong ke bangsa Israel yang lagi jadi budak, ekonomi hancur, Tuhan mereka kayak berhala: berat, nggak bisa jalan sendiri.

Tuhan bilang: “Kalau berhala butuh dipikul, Aku malah yang gendong kamu dari kandungan sampai uban.”

Masalah ekonomi nggak bikin Bapa pensiun jadi Bapa.

Kekinian itu kejam: suruh “berjuang”, “berkarya”, “berinovasi”…

Padahal tenaga udah habis. Pikiran udah buntu. Hati udah tawar.

Yesaya 46: 4 nggak bilang “gendong dirimu sendiri”. Dia bilang “AKU yang gendong”.

Gendongan Bapa itu bukan ngilangin masalah. Gendongan Bapa itu bikin masalah nggak bikin kita jatuh.

Anak yang digendong nggak mikir “gimana caranya jalan”. Dia cuma mikir “aman ada di dada Bapa“.

Yang bisa kita sampaikan ke rakyat semesta: berhenti pura-pura kuat…

Nggak semua beban harus kita pikul. Ada beban yang memang tugas Bapa.

Beras bisa habis. Kerjaan bisa seret. Tapi gendongan nggak pernah copot.

Yesaya bilang “sampai masa tuamu Aku tetap Dia“. Artinya: krisis 2026, krisis 2030, krisis pensiun… Dia masih gendong.

Ayat kunci:

Yesaya 46: 4 – “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.”

Kalimat kunci:

“Kalau dompetmu kosong, ingat: kamu digendong Tuhan yang nggak pernah kosong.”

Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong 

Berita Terkait

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan
Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan
Jika kamu meminta dalam Nama-Ku
Berkat yang mengalir, hidup yang bermakna
Karena kita dikasihi, maka kita mengasihi
Gelombang PHK mengancam: menjaga iman ketika kepastian menghilang
Ketika Firman tidak hanya dibaca, tetapi dihidupi
Susah payah hari ini, harapan masih ada bersama Yesus
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:42 WIB

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:40 WIB

Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:57 WIB

Jika kamu meminta dalam Nama-Ku

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:03 WIB

Berkat yang mengalir, hidup yang bermakna

Senin, 8 Juni 2026 - 13:41 WIB

Karena kita dikasihi, maka kita mengasihi

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:28 WIB

NAFAS KASIH

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:42 WIB

SULUH ZAMAN

Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT

Senin, 15 Jun 2026 - 16:51 WIB

NAFAS KASIH

Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan

Minggu, 14 Jun 2026 - 22:40 WIB