Susah payah hari ini, harapan masih ada bersama Yesus

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DI tengah tekanan ekonomi, pekerjaan yang tidak pasti, kesehatan yang rapuh, dan berbagai pergumulan keluarga, banyak orang bertanya: “Apakah damai sejahtera masih mungkin dirasakan?”

Firman Tuhan menjawab: ya, karena damai sejahtera sejati tidak bergantung pada keadaan, melainkan pada kehadiran Kristus.

Susah payah di dunia, Damai Sejahtera di dalam Kristus

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Matius 11: 28)

Hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada masa ketika usaha terasa berat, doa seakan belum terjawab, dan langkah terasa lambat. Ada orang yang bekerja keras tetapi kebutuhan terus bertambah. Ada yang setia melayani namun masih bergumul dengan berbagai persoalan hidup.

Alkitab tidak pernah menjanjikan kehidupan tanpa kesulitan. Bahkan Tuhan Yesus berkata:

“Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yohanes 16: 33)

Ini berarti kesusahan bukan tanda Tuhan meninggalkan kita. Justru sering kali di tengah kesusahan itulah Tuhan membentuk iman, ketekunan, dan pengharapan kita.

Damai sejahtera yang diberikan Yesus berbeda dari damai yang ditawarkan dunia. Dunia berkata damai datang ketika masalah selesai. Tetapi Yesus berkata damai dapat hadir bahkan ketika badai masih berlangsung.

Ketika kantong kosong, Tuhan tetap memelihara.

Ketika jalan terasa gelap, Tuhan tetap menuntun.

Ketika hati lelah, Tuhan tetap menguatkan.

Damai sejahtera Kristus bukan berarti tidak ada air mata, melainkan ada tangan Tuhan yang menghapus air mata itu. Bukan berarti tidak ada pergumulan, melainkan ada Tuhan yang berjalan bersama kita melewati pergumulan tersebut.

Karena itu, jika pagi ini hidup terasa susah payah, jangan menyerah.

Angkatlah mata kepada Tuhan. Mungkin keadaan belum berubah, tetapi Tuhan yang menyertai kita tidak pernah berubah.

Selama Yesus ada dalam perahu kehidupan kita, selalu ada harapan untuk hari esok.

Renungan Singkat

Kesusahan hidup dapat menguras kekuatan manusia, tetapi damai sejahtera Kristus selalu memperbarui jiwa yang berharap kepada-Nya.

Doa

“Tuhan Yesus, di tengah segala kesusahan dan beban hidup yang kami hadapi, ajar kami untuk tetap percaya kepada-Mu. Berikan damai sejahtera-Mu yang melampaui segala akal, sehingga kami dapat tetap berdiri teguh dan berjalan dalam pengharapan. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong 

Berita Terkait

Pesan September hari ke-15: Tetap bersukacita, meski keadaan belum berubah
Pesan September hari ke-14: Tetap percaya, meski jawaban belum terlihat
Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”
Pesan September — Hari ke-12: “Kamu tidak berjalan sendirian”
Pesan September — Hari ke-11 “Tetap melangkah, meski pelan”
Pesan September — Hari ke-10: “Tuhan tidak pernah terlambat”
Pesan September — Hari ke-9: “Jangan takut melangkah”
Pesan September hari ke-8: Ketika jalan terasa lambat, Tuhan tidak pernah terlambat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:22 WIB

Pesan September hari ke-15: Tetap bersukacita, meski keadaan belum berubah

Senin, 14 September 2026 - 06:23 WIB

Pesan September hari ke-14: Tetap percaya, meski jawaban belum terlihat

Minggu, 13 September 2026 - 08:57 WIB

Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:14 WIB

Pesan September — Hari ke-12: “Kamu tidak berjalan sendirian”

Jumat, 11 September 2026 - 07:42 WIB

Pesan September — Hari ke-11 “Tetap melangkah, meski pelan”

Berita Terbaru

RENUNGAN

Memenangkan hati yang gelisah dengan Tuhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:55 WIB

NAFAS KASIH

Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”

Minggu, 13 Sep 2026 - 08:57 WIB