Nama LAZARUS dalam Alkitab berasal dari bahasa Ibrani Eleazar (אֶלְעָזָר / Elʿāzār) yang berarti: “Allah telah menolong” atau “Tuhan adalah penolongku.“
Nama Lazarus muncul dalam beberapa kisah Alkitab, di antaranya: Lazarus sahabat Tuhan Yesus yang tinggal di Betania.
Ia meninggal dan kemudian dibangkitkan oleh Yesus setelah empat hari dalam kubur (Yohanes 11).
Kisah ini menunjukkan kuasa Yesus atas maut dan menjadi tanda bahwa Tuhan sanggup menolong dalam keadaan yang tampaknya mustahil.
Lazarus tokoh dalam perumpamaan Yesus di Lukas 16: 19-31.
Meskipun hidup miskin dan menderita, ia akhirnya menerima penghiburan di hadapan Allah.
Menariknya, arti nama Lazarus sangat sesuai dengan kedua kisah tersebut. Dalam satu kisah, Allah menolong Lazarus dengan membangkitkannya dari kematian. Dalam kisah lainnya, Allah menjadi penolong bagi seorang yang tertindas dan menderita.

Ironis. Orang lain nggak manggil dia apa-apa. Cuma “pengemis itu”. Tapi Yesus sebut berarti. Di mata Tuhan dia bukan angka, bukan “masalah sosial”. Dia pribadi.
Posisinya: “Berbaring dekat pintu gerbang orang kaya itu” Dia nggak masuk. Nggak diundang. Cuma bisa lihat dari luar. “Pintu gerbang” = simbol akses. Dia mentok di pagar.
Kayak Lazarus-Lazarus zaman sekarang: tukang parkir di depan mall, OB di lobi gedung, tukang sampah di depan restoran mewah. Dekat, tapi nggak pernah diajak makan.
Kondisinya: “Sangat miskin, penuh borok” Borok = luka terbuka. Nggak ada BPJS, nggak ada yang ngobatin. Luka fisiknya nunjukin luka sistemnya.
Temannya cuma anjing
“Anjing datang menjilat boroknya”. Kedengarannya jorok. Tapi ini detail paling ngena: yang peduli sama dia cuma anjing liar. Manusia kaya di dalam nggak. Jadi waktu kita “buka kursi”, kita lagi ngalahin anjing-anjing itu. Kita jadi manusia pertama yang lihat dia.
Keinginannya sederhana: “Menginginkan remah-remah yang jatuh dari meja” Dia nggak minta warisan. Nggak minta ganti kursi orang kaya. Cuma remah. Sisa. Yang jatuh. Korupsi itu ngambil piring utuh. Pertobatan itu rela ngasih remah.
Gambaran modernnya buat renungan malam:
Lazarus 2026 itu bisa jadi:
-
Satpam yang tiap hari lihat kita bawa makanan GoFood, tapi gajinya UMR
-
Adik kelas yang nggak bisa ikut study tour karena 300rb
-
Ibu yang jualan di depan gereja tapi nggak pernah kita ajak duduk pas natalan
Dia nggak butuh ceramah. Dia butuh 1 kursi + 1 piring.
Renungan singkat:
“Ketika pertolongan manusia terbatas, Tuhan tetap sanggup bertindak. Nama Lazarus mengingatkan bahwa Allah adalah Penolong yang setia bagi umat-Nya.”
Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong









