Saat dunia mengering, mata air Tuhan tetap mengalir

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawan shalom.click,
Mazmur 87: 7 adalah ayat yang sangat indah dan penuh pengharapan:
“Dan orang menyanyi-nyanyi sambil menari beramai-ramai: Segala mata airku ada di dalammu.” (Mazmur 87: 7)

Apa arti “Segala mata airku ada di dalammu”?

Dalam konteks Mazmur 87, pemazmur sedang berbicara tentang Sion, kota Allah, tempat hadirat Tuhan dinyatakan.

Ketika ia berkata “Segala mata airku ada di dalammu”, yang dimaksud bukan sekadar sumber air secara fisik, melainkan:

Sumber kehidupan

Sumber sukacita

Sumber pengharapan

Sumber kekuatan

Sumber berkat

Sumber masa depan

Dengan kata lain, pemazmur mengakui bahwa segala sesuatu yang membuat hidup tetap berjalan berasal dari Tuhan sendiri.

“Mata air” dalam Alkitab sering melambangkan kehidupan yang tidak pernah kering. Sama seperti mata air yang terus mengalir meskipun musim berubah, demikian pula penyertaan Tuhan kepada umat-Nya.

Mengapa mereka bernyanyi dan menari?
Karena mereka menyadari bahwa keamanan hidup mereka tidak bergantung pada kekayaan, kerajaan, atau kondisi ekonomi, tetapi pada Allah.

Sukacita mereka lahir bukan dari situasi yang sempurna, melainkan dari keyakinan bahwa Tuhan adalah sumber kehidupan mereka.

Relevansi dengan dunia saat ini
Saat ini dunia menghadapi banyak tantangan:
Pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Harga kebutuhan pokok yang meningkat.

Ketidakpastian lapangan kerja.

Konflik geopolitik.

Kerusakan lingkungan dan perubahan iklim.

Kesenjangan sosial yang semakin lebar.

Dalam situasi seperti ini, banyak orang mulai bertanya:
Dari mana masa depan saya?” “Apakah saya masih bisa bertahan?” “Siapa yang menjamin hidup saya?

Mazmur 87: 7 menjawab pertanyaan itu dengan sangat sederhana:
Jangan menjadikan keadaan ekonomi sebagai mata airmu. Jadikan Tuhan sebagai mata airmu.

Bukan berarti orang percaya mengabaikan kerja keras atau perencanaan keuangan.

Namun ayat ini mengingatkan bahwa sumber utama kehidupan bukanlah rekening bank, investasi, jabatan, atau pasar dunia.

Semua itu bisa berubah. Tetapi Tuhan tetap sama.

Pesan bagi orang percaya
Di tengah dunia yang cemas karena ekonomi, Mazmur 87:7 mengajak kita untuk:
Tetap bekerja dengan setia.

Tetap mengelola keuangan dengan bijaksana.

Tetap peduli terhadap sesama yang kesulitan.

Tetap percaya bahwa Tuhan sanggup memelihara umat-Nya.

Tetap bersyukur bahkan ketika keadaan belum ideal.

Karena ketika manusia hanya bergantung pada sumber-sumber dunia, ia mudah takut. Tetapi ketika ia menemukan “mata air” di dalam Tuhan, ia memiliki harapan yang tidak ikut kering meskipun musim kehidupan sedang sulit.

Renungan singkat
Mungkin dunia sedang berbicara tentang krisis, resesi, dan ketidakpastian. Namun Mazmur 87: 7 mengingatkan bahwa masih ada satu mata air yang tidak pernah mengering.

Ketika pasar bergejolak, Tuhan tetap setia. Ketika peluang menyempit, Tuhan tetap membuka jalan. Ketika kekuatan manusia habis, kasih karunia-Nya tetap mengalir.

Karena itu, orang percaya dapat tetap bernyanyi di tengah musim yang sulit, sebab ia tahu:

“Segala mata airku ada di dalam Tuhan.” 🙏✨

Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong 

Berita Terkait

KKR Emak-emak Pejuang Ekonomi Keluarga, Lasma Sianturi: Jiwa dan Roh harus tetap bersatu
Wali Kota Pematangsiantar Sambut Rencana Penutupan Sinode Besar GPI
Tetap teguh dalam kebenaran di tengah ketidakadilan
Uskup Agung Medan resmikan Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan
“Saat langit dan bumi berbicara: Pelajaran rohani dari bencana hidrometeorologi”
Shalom: Pelukan damai Allah di tengah pergumulan hidup
Lazarus: Nama sederhana dengan makna yang luar biasa
3 jangkar buat keluarga Kristen waktu suami diPHK
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:40 WIB

KKR Emak-emak Pejuang Ekonomi Keluarga, Lasma Sianturi: Jiwa dan Roh harus tetap bersatu

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Sambut Rencana Penutupan Sinode Besar GPI

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:48 WIB

Tetap teguh dalam kebenaran di tengah ketidakadilan

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:18 WIB

Uskup Agung Medan resmikan Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:36 WIB

Saat dunia mengering, mata air Tuhan tetap mengalir

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:28 WIB

NAFAS KASIH

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:42 WIB

SULUH ZAMAN

Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT

Senin, 15 Jun 2026 - 16:51 WIB

NAFAS KASIH

Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan

Minggu, 14 Jun 2026 - 22:40 WIB