Tovia di Rak Dapur

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BEBERAPA bulan lalu Tovia cuma “kucing ambang pintu”. Kasih makan, langsung pergi. Dia percaya tanganku nggak mukul, tapi belum percaya rumahku aman.

Persis kayak kita sama Tuhan. Lama jadi Kristen KTP: ambil berkat Minggu, lari Senin-Sabtu. Tuhan kasih “remah”, kita makan, terus balik ke dunia. Belum berani masuk ruang paling dalam.

Sekolah Kepercayaan

Aku nggak pernah maksa ngelus Tovia. Nggak pernah jebak. Aku cuma setia: jam 6 sore, nasi + ikan di piring yang sama. Hari demi hari. Bulan demi bulan. Sampai akhirnya dia berani loncat ke rak dapur.

Rak dapur itu “ruang mahakudus” rumahku. Tempat roti, tempat masak, tempat keluarga. Kucing nggak akan tidur di situ kalau dia nggak 100% aman.

Tuhan juga gitu. Dia nggak maksa kita “ngelus” Dia. Dia cuma setia naruh “roti manna” tiap pagi. Nunggu sampai kita berani merem di hadirat-Nya.

Tovia = Tuhan itu Baik

Namanya Tovia: Tuhan itu Baik. Sekarang tiap dia tidur melingkar di rak, dia lagi khotbah. Khotbahnya satu kalimat: “Lihat, Tuan rumah ini baik”.

Kawan shalom.click, pertobatan bukan teriak “aku percaya!” sekeras-kerasnya. Pertobatan itu tidur nyenyak di rak dapur Tuhan. Nggak takut lagi. Nggak lari lagi. Cuma ada, dekat, dan percaya.

Doa 4x sehari itu “piring nasi” kita. Biar lama-lama hati kita juga berani jadi Tovia: dari makan lalu pergi, jadi makan lalu tinggal.

Refleksi:

Hari ini kamu “kucing ambang pintu” di area mana? Atau udah berani “tidur di rak dapur” Tuhan?

Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong

Berita Terkait

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan
Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan
Jika kamu meminta dalam Nama-Ku
Berkat yang mengalir, hidup yang bermakna
Karena kita dikasihi, maka kita mengasihi
Gelombang PHK mengancam: menjaga iman ketika kepastian menghilang
Ketika Firman tidak hanya dibaca, tetapi dihidupi
Susah payah hari ini, harapan masih ada bersama Yesus
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:42 WIB

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:40 WIB

Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:57 WIB

Jika kamu meminta dalam Nama-Ku

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:03 WIB

Berkat yang mengalir, hidup yang bermakna

Senin, 8 Juni 2026 - 13:41 WIB

Karena kita dikasihi, maka kita mengasihi

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:28 WIB

NAFAS KASIH

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:42 WIB

SULUH ZAMAN

Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT

Senin, 15 Jun 2026 - 16:51 WIB

NAFAS KASIH

Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan

Minggu, 14 Jun 2026 - 22:40 WIB