DI tengah dunia yang terus diguncang oleh peperangan, krisis ekonomi, bencana alam, ketidakadilan, dan pudarnya nilai-nilai kemanusiaan, banyak orang bertanya, masih adakah harapan?
Berita yang kita baca setiap hari sering kali menghadirkan kecemasan daripada ketenangan.
Namun Firman Tuhan mengingatkan bahwa pengharapan orang percaya tidak dibangun di atas keadaan dunia, melainkan pada janji Allah yang tidak pernah gagal.
Dalam Wahyu 21: 1-5, Rasul Yohanes mendapat penglihatan tentang langit yang baru dan bumi yang baru.
Allah sendiri akan tinggal bersama umat-Nya. Air mata akan dihapuskan, maut tidak akan ada lagi, demikian pula perkabungan, ratap tangis, dan penderitaan.
Semua yang lama akan berlalu, dan Tuhan berfirman, “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!”
Janji ini bukan sekadar penghiburan bagi masa depan, tetapi juga kekuatan untuk menjalani hari ini.
Orang percaya dipanggil untuk tetap setia, tetap berbuat benar, dan tetap menyalakan kasih meskipun dunia tampak semakin gelap.
Pengharapan kepada Kristus membuat kita tidak mudah putus asa, sebab kita mengetahui bahwa akhir dari sejarah bukanlah kekacauan, melainkan kemenangan Allah.
Karena itu, jangan biarkan berita buruk memadamkan iman. Jangan biarkan ketidakadilan membuat kita kehilangan kasih.
Tetaplah menjadi terang, menghadirkan damai, menghibur yang lemah, menolong yang membutuhkan, dan memberitakan Injil pengharapan kepada mereka yang mulai kehilangan arah.
Dunia mungkin berubah, tetapi kesetiaan Tuhan tidak pernah berubah.
Ketika dunia dipenuhi ketidakadilan, kebingungan, dan ketidakpastian, ingatlah bahwa Allah tidak pernah kehilangan kendali atas sejarah.
Setiap peristiwa tetap berada dalam pemeliharaan-Nya.
Bagi mereka yang percaya kepada Kristus, selalu tersedia pengharapan yang hidup—pengharapan yang tidak bergantung pada keadaan, tetapi pada janji Allah yang kekal.
Marilah kita terus melangkah dengan iman, sebab Tuhan sedang mempersiapkan masa depan yang penuh damai bagi umat-Nya.
Pengharapan itu tidak akan pernah padam, karena sumbernya adalah Allah yang hidup dan setia untuk selama-lamanya.
Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong









