Jahitan yang diam-diam mengubah kota

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DI Yope ada seorang perempuan bernama Dorkas.

Dia nggak punya mimbar. Nggak punya jabatan. Dia cuma punya jarum, benang, dan hati yang lembut.

Setiap hari dia menjahit baju untuk janda-janda yang ditinggal suaminya.

Perbuatannya tanpa dokumentasi foto. Tanpa nama di punggung baju. Tanpa pengumuman. Tanpa publikasi.

Sampai suatu hari Dorkas sakit dan meninggal.

Kota itu gempar. Bukan karena dia pejabat, tapi karena banyak orang kehilangan kasih yang nyata.

Petrus datang, berdoa, dan Tuhan menghidupkannya lagi.

Tapi ingat: yang membuat Petrus datang bukan panggung besar. Yang membuat Petrus datang adalah tumpukan baju-baju kecil yang bersaksi diam-diam, tentang apa yang diperbuat Dorkas.

Dalam kerajaan Tuhan, setiap perbuatan nggak butuh teriak.

Cukup satu orang yang taat, lalu kasihnya menjahit luka orang lain.

Hari ini Tuhan nggak minta kamu bikin struktur baru. Dia cuma minta kamu ambil jarum dan benangmu—apa pun itu—dan mulai menjahit.

 

Ini beberapa ayat yang nyambung dengan kasih dalam hal-hal kecil, kayak cara Dorkas melayani:

Matius 25: 40

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Markus 9: 41

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya.

1 Petrus 4: 10

Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.

 

Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong

 

Berita Terkait

PESAN SEPTEMBER — hari ke-22: “Jangan takut melangkah, Tuhan tidak pernah meninggalkan”
Pesan September hari ke-15: Tetap bersukacita, meski keadaan belum berubah
Pesan September hari ke-14: Tetap percaya, meski jawaban belum terlihat
Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”
Pesan September — Hari ke-12: “Kamu tidak berjalan sendirian”
Pesan September — Hari ke-11 “Tetap melangkah, meski pelan”
Pesan September — Hari ke-10: “Tuhan tidak pernah terlambat”
Pesan September — Hari ke-9: “Jangan takut melangkah”
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:07 WIB

PESAN SEPTEMBER — hari ke-22: “Jangan takut melangkah, Tuhan tidak pernah meninggalkan”

Selasa, 15 September 2026 - 07:22 WIB

Pesan September hari ke-15: Tetap bersukacita, meski keadaan belum berubah

Senin, 14 September 2026 - 06:23 WIB

Pesan September hari ke-14: Tetap percaya, meski jawaban belum terlihat

Minggu, 13 September 2026 - 08:57 WIB

Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”

Jumat, 11 September 2026 - 07:42 WIB

Pesan September — Hari ke-11 “Tetap melangkah, meski pelan”

Berita Terbaru

RENUNGAN

Memenangkan hati yang gelisah dengan Tuhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:55 WIB

NAFAS KASIH

Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”

Minggu, 13 Sep 2026 - 08:57 WIB