Secangkir Kopi dan Mazmur 23

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.” – Mazmur 23: 1

 

BAYANGIN kamu nyeduh kopi pagi ini.

Air panas dituang ke bubuk kopi. Kalau airnya dingin, nggak ada rasa yang keluar. Kalau apinya terlalu besar, kopi jadi pahit gosong.

Sama kayak hidup kita

Api masalah dan tekanan itu perlu, biar karakter dan iman kita keluar. Tapi kalau nggak dikontrol Gembala, kita jadi gosong, pahit, dan kering.

Mazmur 23 bilang Dia yang menuntun kita ke padang rumput hijau dan air yang tenang. Dia yang ngatur suhu hidup kita.

Aroma kopi menyebar pelan-pelan

Kita nggak bisa maksa orang langsung suka kopi. Tapi aromanya yang jujur dan hangat bikin orang penasaran.

Hidup orang percaya juga gitu. 2 Korintus 2: 15 bilang kita ini “bau harum Kristus”.

Nggak perlu teriak-teriak. Cukup hidup yang tenang, jujur, dan penuh syukur—aroma itu nyebar sendiri.

Kopi paling enak diminum pelan-pelan, sambil duduk

Zaman sekarang semua serba cepat. Tapi Mazmur 23: 2 bilang, “Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang.”

Secangkir kopi bisa jadi undangan buat berhenti 3 menit. Tarik napas. Ingat: “Aku nggak kekurangan apa-apa, karena Gembalaku nggak pernah tidur.”

Jadi, saat kamu pegang cangkir kopi, ingat 3 hal ini:

1. Ada api di hidupmu? Percaya Gembala tahu batasnya.

2. Hidupmu beraroma apa hari ini?

3. Udah duduk tenang bareng Dia belum?

 

Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong

 

 

 

Berita Terkait

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah
Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT
Ketika zaman “menghakimi” Sang Pencipta
Tuhan yang ketinggalan zaman, atau manusia yang kehilangan arah?
Agur bin Yake dan kerinduan akan pemimpin yang tak serakah
Menjadi jembatan, bukan tembok
Merawat firman di setiap musim kehidupan keluarga
Ketika Takhta kehilangan hikmat: Apa kata Alkitab tentang Pemimpin Bebal dan Korup?
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:28 WIB

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah

Senin, 15 Juni 2026 - 16:51 WIB

Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:12 WIB

Tuhan yang ketinggalan zaman, atau manusia yang kehilangan arah?

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:25 WIB

Agur bin Yake dan kerinduan akan pemimpin yang tak serakah

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:08 WIB

Menjadi jembatan, bukan tembok

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:28 WIB

NAFAS KASIH

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:42 WIB

SULUH ZAMAN

Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT

Senin, 15 Jun 2026 - 16:51 WIB

NAFAS KASIH

Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan

Minggu, 14 Jun 2026 - 22:40 WIB