“KASIHILAH musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” — Matius 5: 44
PERNAH nggak sih kamu ada di titik ini?
“Tuhan, aku sudah berusaha baik. Aku sudah memaafkan. Tapi kenapa dia terus nyakitin aku?“
Jujur, mengasihi orang yang baik sama kita itu gampang. Tapi mengasihi orang yang berkali-kali melukai hati? Nah, itu rasanya beda cerita.
Kadang kita berharap, “Kalau aku terus baik, mungkin dia bakal berubah.”
Harapan itu bukan sesuatu yang salah.
Tuhan memang sanggup mengubahkan hati siapa pun. Tapi ada satu hal yang perlu kita ingat: kita dipanggil untuk mengasihi, bukan mengendalikan perubahan seseorang.
Kasih bukan berarti kita membiarkan diri terus disakiti tanpa hikmat.
Kasih juga bukan berarti menutup mata terhadap kesalahan.
Mengasihi berarti memilih untuk tidak membalas dengan kebencian, tetap mendoakan, dan menyerahkan proses perubahan itu kepada Tuhan.
Bisa jadi, doa-doamu hari ini adalah benih yang suatu saat Tuhan pakai untuk menyentuh hati temanmu.
Mungkin bukan besok. Mungkin bukan bulan depan. Tapi tidak ada doa yang sia-sia di hadapan Tuhan.
Dan kalau suatu hari Tuhan benar-benar memulihkan hubungan itu, kasih yang lahir dari pengampunan akan menjadi kesaksian.
Orang lain bisa melihat bahwa kasih Tuhan bukan cuma teori, tetapi nyata dalam hidup orang-orang yang mau taat kepada-Nya.
Jadi, kalau hari ini hatimu masih terluka, jangan buru-buru menyerah.
Datanglah kepada Tuhan. Minta Dia memberi kasih yang baru, kasih yang tidak habis karena bersumber dari-Nya.
Karena saat kasih Tuhan mengalir melalui hidup kita, bukan hanya satu hubungan yang dipulihkan.
Kasih itu bisa menjangkau banyak jiwa lain yang sedang mencari harapan.
Quote hari ini:
“Kasih yang berasal dari Tuhan mungkin tidak selalu langsung mengubah orang lain, tetapi pasti sedang mengubah hati kita menjadi semakin serupa dengan Kristus.”
Doa:
Tuhan Yesus, Engkau tahu siapa yang pernah melukai hatiku. Aku tidak ingin hidup dalam kebencian.
Tolong ajarku mengasihi dengan bijaksana, memberi pengampunan dengan tulus, dan menyerahkan setiap proses perubahan kepada-Mu.
Pakailah hidupku agar kasih-Mu mengalir kepada banyak orang. Amin.
Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong









