Mengampuni membawa Kemerdekaan

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AYAT: “Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” — Efesus 4: 32

SETIAP orang pernah mengalami luka karena perkataan, tindakan, atau pengkhianatan dari orang lain.

Luka yang dibiarkan tersimpan dapat berubah menjadi kepahitan yang mengikat hati.

Tanpa disadari, kita menjadi sulit merasakan sukacita, damai sejahtera, bahkan sulit mengasihi sesama.

Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk mengampuni, bukan karena orang yang menyakiti kita layak menerimanya, tetapi karena kita sendiri telah terlebih dahulu menerima pengampunan yang sempurna dari Kristus.

Pengampunan bukan berarti melupakan atau membenarkan kesalahan, melainkan melepaskan beban kebencian kepada Tuhan.

Saat kita memilih mengampuni, hati kita dibebaskan dari belenggu kepahitan.

Damai sejahtera Allah memenuhi hidup kita, dan hubungan dengan sesama maupun dengan Tuhan dipulihkan.

Mengampuni memang tidak selalu mudah, tetapi dengan pertolongan Roh Kudus, setiap orang percaya dimampukan untuk melakukannya.

Hari ini, jika masih ada luka yang tersimpan di dalam hati, serahkan semuanya kepada Tuhan.

Pilihlah mengampuni, sebab pengampunan membawa kemerdekaan, memulihkan sukacita, dan membuka jalan bagi kasih Allah bekerja dalam hidup kita.

Doa:

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mengampuni segala dosaku.

Tolong aku melepaskan setiap kepahitan dan memberikan pengampunan kepada mereka yang telah menyakiti hatiku.

Penuhi hatiku dengan damai sejahtera dan kasih-Mu, agar hidupku menjadi berkat bagi sesama. Amin.

Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong

Berita Terkait

Kekuatan dalam Doa
Tuhan tidak pernah meninggalkanmu
Melayani tanpa mengharapkan balasan
Kasih yang tetap bertahan saat dikecewakan
Tidak pernah sendiri dalam kesunyian
Menjadi penyejuk di tengah dunia yang penuh amarah
KASIH yang dibuktikan, bukan DIUCAPKAN
Mengampuni ketika hati terluka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:18 WIB

Mengampuni membawa Kemerdekaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:25 WIB

Kekuatan dalam Doa

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:48 WIB

Tuhan tidak pernah meninggalkanmu

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:35 WIB

Melayani tanpa mengharapkan balasan

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:52 WIB

Kasih yang tetap bertahan saat dikecewakan

Berita Terbaru

NAFAS KASIH

Mengampuni membawa Kemerdekaan

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:18 WIB

SULUH ZAMAN

Tipping Point terberantasnya korupsi di Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 - 08:25 WIB

SULUH ZAMAN

Bijaksana menggunakan lidah di era Media Sosial

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:41 WIB

KABAR BAIK HARI INI

Gereja semakin menguatkan pelayanan bagi anak-anak

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:13 WIB

NAFAS KASIH

Kekuatan dalam Doa

Rabu, 15 Jul 2026 - 07:25 WIB