Bersyukur dalam segala keadaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENGUCAP syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5: 18)

BERSYUKUR ketika segala sesuatu berjalan baik memang terasa mudah.

Namun, Firman Tuhan mengajak kita untuk tetap mengucap syukur dalam segala keadaan, termasuk saat menghadapi kesulitan, air mata, dan ketidakpastian.

Mengucap syukur bukan berarti kita menutup mata terhadap persoalan atau berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja.

Sebaliknya, rasa syukur adalah ungkapan iman bahwa Tuhan tetap hadir, bekerja, dan menyertai setiap langkah kehidupan kita.

Di balik setiap pergumulan, Tuhan sedang membentuk karakter, menguatkan iman, dan mempersiapkan sesuatu yang lebih baik menurut rencana-Nya.

Hati yang bersyukur akan melihat berkat-berkat kecil yang sering terlewatkan.

Nafas yang masih diberikan, keluarga yang mengasihi, sahabat yang mendukung, serta kesempatan untuk bangun dan menjalani hari baru adalah bukti kasih karunia Tuhan yang tidak pernah habis.

Saat kita memilih bersyukur, damai sejahtera Allah memenuhi hati kita.

Kepahitan berganti pengharapan, keluh kesah berubah menjadi doa, dan kekhawatiran digantikan oleh keyakinan bahwa Tuhan memegang kendali atas hidup kita.

Mari belajar mengucap syukur setiap hari, bukan karena keadaan selalu mudah, tetapi karena Tuhan selalu setia.

Bersama-Nya, tidak ada pergumulan yang sia-sia dan tidak ada air mata yang luput dari perhatian-Nya.

Doa:

Tuhan, ajarlah aku memiliki hati yang selalu bersyukur dalam setiap keadaan.

Mampukan aku melihat penyertaan-Mu di balik setiap pergumulan dan tetap percaya bahwa Engkau selalu bekerja mendatangkan kebaikan bagi hidupku.

Dalam nama Yesus, amin.

Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong

Berita Terkait

Mendengar suara Remaja: REST sebagai Ruang Pemulihan
Mazmur 150 pasal dan makna “Sela”: Ketika Tuhan mengajak kita berhenti sejenak
DEPRESI bukan berarti kurang iman: Ketika jiwa terasa berat, Apakah Tuhan masih ada?
Luka di hati gak akan SEMBUH kalau terus DISEMBUNYIKAN
Saat kebenaran dipelintir, jangan sampai hatimu ikut terbalik
Sekejap saja, Tuhan…
“Jangan cuma CEPAT NGETIK, tapi CEPAT DENGERIN!”
Damai yang tidak bergantung pada keadaan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Mendengar suara Remaja: REST sebagai Ruang Pemulihan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Mazmur 150 pasal dan makna “Sela”: Ketika Tuhan mengajak kita berhenti sejenak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:16 WIB

DEPRESI bukan berarti kurang iman: Ketika jiwa terasa berat, Apakah Tuhan masih ada?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Luka di hati gak akan SEMBUH kalau terus DISEMBUNYIKAN

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:35 WIB

Saat kebenaran dipelintir, jangan sampai hatimu ikut terbalik

Berita Terbaru

KABAR BAIK HARI INI

Allah kota benteng kita

Sabtu, 29 Agu 2026 - 07:18 WIB

SULUH ZAMAN

Jangan takut, Tuhan ada bersamamu

Jumat, 28 Agu 2026 - 06:58 WIB

LENTERA FAKTA

Mengikut Yesus keputusanku: Ketika tidak ada jalan untuk kembali

Selasa, 25 Agu 2026 - 05:22 WIB

RENUNGAN

Merdeka bukan berarti semau gue

Senin, 24 Agu 2026 - 09:49 WIB

RENUNGAN

Di muka Tuhan Yesus, betapa hina diriku

Senin, 24 Agu 2026 - 03:17 WIB