Kekuatan dalam Doa

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayat: “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.”
Filipi 4: 6-7

 

HIDUP sering kali menghadirkan persoalan yang membuat hati dipenuhi kekhawatiran.

Ada saat-saat ketika kita merasa lemah, bingung, bahkan tidak tahu harus melangkah ke mana.

Namun Firman Tuhan mengingatkan agar kita tidak membiarkan kekhawatiran menguasai hati, melainkan membawa setiap pergumulan kepada Allah melalui doa.

Doa bukanlah jalan terakhir ketika semua usaha telah gagal.

Doa adalah napas kehidupan orang percaya.

Melalui doa, kita membangun hubungan yang intim dengan Tuhan, menyerahkan beban kepada-Nya, dan menerima kekuatan baru untuk menjalani kehidupan.

Mungkin keadaan di sekitar kita belum langsung berubah, tetapi ketika kita berdoa dengan iman dan ucapan syukur, Tuhan bekerja di dalam hati kita.

Dia memenuhi kita dengan damai sejahtera yang melampaui akal manusia.

Damai itulah yang menjaga hati dan pikiran kita agar tetap teguh di tengah badai kehidupan.

Hari ini, jangan biarkan kesibukan atau persoalan menjauhkanmu dari doa.

Datanglah kepada Tuhan dengan hati yang terbuka.

Percayalah, Dia mendengar setiap seruan anak-anak-Nya dan memberikan kekuatan yang kita perlukan pada waktu yang tepat.

Doa:

Tuhan Yesus, ajarku untuk menjadikan doa sebagai napas hidupku setiap hari.

Saat kekhawatiran datang, mampukan aku datang kepada-Mu dengan iman dan ucapan syukur.

Penuhilah hatiku dengan damai sejahtera-Mu dan kuatkan langkahku untuk tetap setia mengikut Engkau. Amin

Penyebar: Shalom.click | Ebenezer

Berita Terkait

Mendengar suara Remaja: REST sebagai Ruang Pemulihan
Mazmur 150 pasal dan makna “Sela”: Ketika Tuhan mengajak kita berhenti sejenak
DEPRESI bukan berarti kurang iman: Ketika jiwa terasa berat, Apakah Tuhan masih ada?
Luka di hati gak akan SEMBUH kalau terus DISEMBUNYIKAN
Saat kebenaran dipelintir, jangan sampai hatimu ikut terbalik
Sekejap saja, Tuhan…
“Jangan cuma CEPAT NGETIK, tapi CEPAT DENGERIN!”
Damai yang tidak bergantung pada keadaan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Mendengar suara Remaja: REST sebagai Ruang Pemulihan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Mazmur 150 pasal dan makna “Sela”: Ketika Tuhan mengajak kita berhenti sejenak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:16 WIB

DEPRESI bukan berarti kurang iman: Ketika jiwa terasa berat, Apakah Tuhan masih ada?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Luka di hati gak akan SEMBUH kalau terus DISEMBUNYIKAN

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:35 WIB

Saat kebenaran dipelintir, jangan sampai hatimu ikut terbalik

Berita Terbaru

KABAR BAIK HARI INI

Allah kota benteng kita

Sabtu, 29 Agu 2026 - 07:18 WIB

SULUH ZAMAN

Jangan takut, Tuhan ada bersamamu

Jumat, 28 Agu 2026 - 06:58 WIB

LENTERA FAKTA

Mengikut Yesus keputusanku: Ketika tidak ada jalan untuk kembali

Selasa, 25 Agu 2026 - 05:22 WIB

RENUNGAN

Merdeka bukan berarti semau gue

Senin, 24 Agu 2026 - 09:49 WIB

RENUNGAN

Di muka Tuhan Yesus, betapa hina diriku

Senin, 24 Agu 2026 - 03:17 WIB