Nats: “TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” — Mazmur 34: 19
PERNAH nggak sih, kamu merasa Tuhan seperti jauh?
Kamu sudah berdoa. Sudah menunggu. Sudah berharap. Tapi rasanya… sunyi. Seolah-olah langit diam dan Tuhan belum juga menjawab.
Di saat seperti itulah, puisi ini menjadi suara hati banyak orang.
Sekejap saja
ketika kuberharap
justru kau pergi
di mimpi pun
sekejap saja, kau tak muncul
kucoba menyimakmu
dalam perenunganku
tetap tak berjawab
dan semua serasa hampa
sekejap saja kasih
kita ketemu, agar ruang batinku tidak terasa sepi
dan biar kutahu kemana arah melangkah
sekejap saja kasih
sekejap saja
bawa juga senyummu
Pematangsiantar, 28 Juli 2024
Puisi ini memang bisa dibaca sebagai kerinduan kepada seseorang.
Namun, ketika kita membawanya ke hadapan Tuhan, setiap baitnya terasa seperti doa.
“Sekejap saja kasih…”
Bukankah itu juga sering menjadi isi hati kita kepada Tuhan?
“Tuhan, tunjukkan saja sedikit tanda bahwa Engkau masih bersamaku. Berikan saja sekejap damai-Mu supaya aku kuat melangkah.”
Kabar baiknya, Tuhan tidak pernah benar-benar pergi.
Kadang yang berubah bukan kehadiran-Nya, tetapi perasaan kita.
Saat hati sedang terluka, kecewa, atau lelah, kita sulit merasakan bahwa Tuhan sedang menggenggam tangan kita. Padahal, justru di saat itulah Dia bekerja paling dekat.
Tuhan tidak selalu menjawab dengan suara yang keras.
Sering kali Dia hadir lewat ketenangan yang perlahan memenuhi hati, lewat orang-orang yang menguatkan kita, lewat firman yang tiba-tiba berbicara tepat pada waktunya, atau lewat jalan yang tanpa kita sadari mulai Dia bukakan.
Kalau hari ini kamu merasa ruang batinmu kosong, jangan menyerah. Teruslah datang kepada Tuhan.
Bisa jadi yang kamu minta hanya “sekejap saja”, tetapi Tuhan sedang mempersiapkan penyertaan yang tidak hanya sesaat, melainkan sepanjang perjalanan hidupmu.
Karena kasih Tuhan bukan kasih yang datang lalu menghilang. Kasih-Nya setia. Kasih-Nya tetap. Kasih-Nya selalu ada, bahkan ketika air mata membuat kita sulit melihat-Nya.
Langkah hari ini
Jangan berhenti berdoa hanya karena Tuhan belum menjawab sesuai waktumu. Tetap percaya, tetap melangkah, dan tetap berharap.
Sebab ketika Tuhan tampak diam, bukan berarti Dia sedang meninggalkanmu.
Sangat mungkin Dia sedang menyusun sesuatu yang jauh lebih indah daripada yang mampu kita bayangkan.
Doa
Tuhan Yesus, saat aku merasa sendiri dan hatiku dipenuhi pertanyaan, tolong aku tetap percaya kepada-Mu.
Walaupun aku belum melihat jawaban-Mu, aku mau tetap berjalan bersama-Mu.
Hadirlah memenuhi ruang batinku dengan damai dan pengharapan yang baru.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.
Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong









