PERTAMA-TAMA, jangan langsung membiarkan pikiran berlari ke kemungkinan yang paling buruk.
Benjolan di bawah rahang bisa disebabkan banyak hal, mulai dari pembengkakan kelenjar getah bening karena infeksi, masalah gigi dan gusi, radang tenggorokan, hingga penyebab lain yang perlu diperiksa oleh tenaga medis.
Karena sudah sebesar kira-kira dua kelereng, sebaiknya memeriksakannya ke dokter agar diketahui penyebabnya dengan jelas.
Secara Alkitabiah, ada beberapa sikap yang dapat membantu menghadapi keadaan ini dengan tenang:
Serahkan kekhawatiran kepada Tuhan
Firman Tuhan berkata: “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (1 Petrus 5: 7)
Kekhawatiran sering kali lebih besar daripada kenyataan yang sedang kita hadapi. Tuhan mengundang kita untuk membawa ketakutan itu kepada-Nya dalam doa.
Tetap bijaksana mengambil langkah nyata
Iman bukan berarti mengabaikan pemeriksaan medis. Tuhan juga bekerja melalui hikmat, ilmu pengetahuan, dan para tenaga kesehatan. Karena itu, berdoalah dan sekaligus periksakan diri.
Jangan hidup dalam ketakutan akan hari esok
Yesus berkata: “Janganlah kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri.” (Matius 6: 34)
Fokuslah pada apa yang bisa dilakukan hari ini: berdoa, menjaga kesehatan, dan mencari kepastian medis.
Ingat bahwa Tuhan menyertai dalam segala keadaan
Tuhan tidak pernah berjanji bahwa hidup akan bebas dari persoalan, tetapi Ia berjanji menyertai umat-Nya.
“Jangan takut, sebab Aku menyertai engkau, jangan bimbang, sebab Aku ini Allahmu.” (Yesaya 41: 10)
Penyertaan Tuhan tidak bergantung pada hasil pemeriksaan nanti. Apa pun hasilnya, Tuhan tetap bersamamu.
Doa Singkat
“Tuhan Yesus, Engkau mengetahui keadaan tubuhku lebih daripada siapa pun. Aku menyerahkan benjolan yang ada di bawah rahangku ke dalam tangan-Mu. Berikanlah aku hati yang tenang, jauhkan aku dari ketakutan yang berlebihan, dan tuntunlah aku untuk mengambil langkah yang bijaksana. Jika perlu pengobatan, bukalah jalan dan berikan kesembuhan menurut kehendak-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.”
Penyebar: Shalom.click | Ebenezer









