ANAK-anak merupakan generasi yang akan melanjutkan pelayanan gereja dan menjadi pemimpin di masa depan.
Karena itu, perhatian terhadap pembinaan iman mereka menjadi bagian penting dari panggilan gereja.
Menjelang Hari Anak 2026, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) terus mendorong gereja-gereja di berbagai daerah untuk memperkuat pelayanan anak melalui seminar, pelatihan, serta penguatan komitmen bagi para pelayan sekolah minggu dan pembina anak.
Langkah ini menjadi kabar baik bahwa gereja semakin menyadari pentingnya menanamkan nilai-nilai Kristiani sejak usia dini.
Ketua Umum PGI, Pdt. Jacklevyn F. Manuputty, menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk hadir memperkuat kapasitas dalam mendampingi anak-anak.
Menurutnya, pelayanan kepada anak bukan sekadar mengisi kekosongan pelayanan negara, melainkan merupakan bagian dari panggilan iman gereja.
Ia juga mengingatkan bahwa gereja harus menjadi rumah yang aman bagi setiap anak, termasuk mereka yang sedang menghadapi berbagai persoalan hidup.
Pelayanan anak bukan sekadar mengisi kegiatan pada hari Minggu.
Melalui pelayanan yang berkualitas, anak-anak belajar mengenal kasih Tuhan, bertumbuh dalam karakter Kristus, serta dipersiapkan menjadi pribadi yang membawa damai dan pengharapan di tengah masyarakat.
Di tengah berbagai tantangan zaman digital dan perubahan sosial, gereja hadir menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk bertumbuh dalam iman, kasih, dan pengharapan.
Investasi kepada generasi muda hari ini adalah investasi bagi masa depan gereja dan bangsa.
“Gereja harus hadir membantu proses pemulihan mereka, bukan justru memberi stigma. Mereka bukan sumber masalah, tetapi sering kali merupakan akibat dari masalah sosial yang lebih besar,” kata Pdt. Jacklevyn F. Manuputty
Kiranya semakin banyak gereja yang terpanggil untuk membangun pelayanan anak yang kreatif, penuh kasih, dan berpusat kepada Firman Tuhan.
Sebab ketika anak-anak dibimbing mengenal Tuhan sejak dini, benih iman yang ditanam akan menghasilkan buah yang indah pada waktunya.
“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu.” (Amsal 22: 6)
Penyebar: Shalom.click | Ebenezer
Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, S.Th., S.Fil., M.A.. menjabat untuk periode 2024–2029, menggantikan ketua umum sebelumnya yaitu Pdt. Gomar Gultom.









