Shalom: Pelukan damai Allah di tengah pergumulan hidup

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

“Menggali makna Shalom dari Alkitab dan relevansinya bagi kehidupan masa kini.”🌿

“SHALOM” adalah salah satu kata paling indah dan paling dalam maknanya dalam Alkitab. Banyak orang mengartikannya hanya sebagai damai, padahal maknanya jauh lebih luas.

Apa Arti Shalom?

Dalam bahasa Ibrani, Shalom (שָׁלוֹם) berarti:

Damai sejahtera

Keutuhan

Keselamatan

Kesejahteraan

Keharmonisan

Kelengkapan hidup

Hubungan yang baik dengan Allah dan sesama

Shalom bukan sekadar keadaan tanpa konflik, tetapi keadaan di mana segala sesuatu berada sesuai dengan kehendak Allah.

Kehadiran Shalom dalam Perjanjian Lama

Shalom pertama kali muncul dalam kehidupan umat Israel sebagai berkat Allah.

Ketika seseorang mengucapkan “Shalom”, ia tidak hanya berkata “halo” atau “selamat tinggal”, melainkan mendoakan:

“Kiranya Allah memelihara hidupmu, keluargamu, pekerjaanmu, dan hubunganmu dengan-Nya.”

Salah satu berkat yang terkenal terdapat dalam: Bilangan 6: 24-26TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.”

Kata “damai sejahtera” di sini adalah Shalom.

Shalom dalam Nubuat Para Nabi

Para nabi sering berbicara tentang datangnya suatu masa ketika Allah memulihkan dunia.

Nabi Yesaya menubuatkan kedatangan Mesias sebagai: “Raja Damai

Dalam: Yesaya 9: 5 Mesias akan membawa Shalom yang tidak berkesudahan.

Ini bukan hanya damai politik, melainkan pemulihan hubungan manusia dengan Allah.

Shalom dalam Kehidupan Yesus

Ketika Yesus lahir, para malaikat bernyanyi: “Damai sejahtera di bumi…”

Dalam Injil, Yesus tidak hanya mengajarkan damai, tetapi menjadi sumber damai itu sendiri.

Sesudah kebangkitan-Nya, kata pertama yang sering diucapkan-Nya kepada murid-murid adalah: “Damai sejahtera bagi kamu.”

Dalam budaya Yahudi, ucapan itu adalah: “Shalom Aleichem” (Damai menyertai kamu.)

Melalui Yesus, Shalom menjadi nyata karena manusia diperdamaikan dengan Allah.

Shalom dalam Perjanjian Baru

Rasul Paulus berkali-kali menulis: “Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu.”

Damai sejahtera yang dimaksud bukan sekadar ketenangan perasaan, melainkan keyakinan bahwa Allah memegang kendali atas hidup.

Bahkan ketika berada dalam penjara, Paulus tetap berbicara tentang damai sejahtera Allah yang melampaui akal manusia.

Shalom dalam Kehidupan Sehari-hari

Shalom hadir ketika:

✅ Hati tetap tenang di tengah badai kehidupan.

✅ Keluarga belajar saling mengampuni.

✅ Orang percaya tetap berharap saat kehilangan pekerjaan.

✅ Gereja menjadi pembawa rekonsiliasi, bukan perpecahan.

✅ Kita hidup selaras dengan kehendak Allah.

Shalom bukan berarti hidup tanpa masalah.

Shalom berarti Allah hadir di tengah masalah.

Refleksi untuk Masa Kini

Dunia modern dipenuhi kecemasan, konflik, persaingan, dan ketidakpastian.

Karena itu, pesan Shalom menjadi semakin relevan.

Allah tidak sekadar menawarkan solusi sementara, tetapi mengundang manusia masuk ke dalam kehidupan yang utuh bersama-Nya.

Ketika seseorang mengalami Shalom, ia bukan hanya menerima damai, tetapi juga menjadi pembawa damai bagi orang lain.

Sebagaimana dikatakan Yesus: “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

Renungan Singkat

Shalom bukan hanya ucapan. Shalom adalah kehadiran Allah yang memulihkan. Ketika Allah hadir, ketakutan berubah menjadi pengharapan, luka menjadi kesembuhan, dan kekacauan menjadi damai sejahtera.

Shalom bagi hidupmu hari ini, kawanku. Kiranya damai sejahtera Allah memenuhi hati, keluarga, pelayanan, dan karya-karya yang dikerjakan melalui shalom.click.

Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong 

Berita Terkait

KKR Emak-emak Pejuang Ekonomi Keluarga, Lasma Sianturi: Jiwa dan Roh harus tetap bersatu
Wali Kota Pematangsiantar Sambut Rencana Penutupan Sinode Besar GPI
Tetap teguh dalam kebenaran di tengah ketidakadilan
Uskup Agung Medan resmikan Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan
Saat dunia mengering, mata air Tuhan tetap mengalir
“Saat langit dan bumi berbicara: Pelajaran rohani dari bencana hidrometeorologi”
Lazarus: Nama sederhana dengan makna yang luar biasa
3 jangkar buat keluarga Kristen waktu suami diPHK
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:40 WIB

KKR Emak-emak Pejuang Ekonomi Keluarga, Lasma Sianturi: Jiwa dan Roh harus tetap bersatu

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Sambut Rencana Penutupan Sinode Besar GPI

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:48 WIB

Tetap teguh dalam kebenaran di tengah ketidakadilan

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:18 WIB

Uskup Agung Medan resmikan Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:36 WIB

Saat dunia mengering, mata air Tuhan tetap mengalir

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:28 WIB

NAFAS KASIH

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:42 WIB

SULUH ZAMAN

Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT

Senin, 15 Jun 2026 - 16:51 WIB

NAFAS KASIH

Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan

Minggu, 14 Jun 2026 - 22:40 WIB