Lazarus: Nama sederhana dengan makna yang luar biasa

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama LAZARUS dalam Alkitab berasal dari bahasa Ibrani Eleazar (אֶלְעָזָר / Elʿāzār) yang berarti: “Allah telah menolong” atau “Tuhan adalah penolongku.

Nama Lazarus muncul dalam beberapa kisah Alkitab, di antaranya: Lazarus sahabat Tuhan Yesus yang tinggal di Betania.

Ia meninggal dan kemudian dibangkitkan oleh Yesus setelah empat hari dalam kubur (Yohanes 11).

Kisah ini menunjukkan kuasa Yesus atas maut dan menjadi tanda bahwa Tuhan sanggup menolong dalam keadaan yang tampaknya mustahil.

Lazarus tokoh dalam perumpamaan Yesus di Lukas 16: 19-31.

Meskipun hidup miskin dan menderita, ia akhirnya menerima penghiburan di hadapan Allah.

Menariknya, arti nama Lazarus sangat sesuai dengan kedua kisah tersebut. Dalam satu kisah, Allah menolong Lazarus dengan membangkitkannya dari kematian. Dalam kisah lainnya, Allah menjadi penolong bagi seorang yang tertindas dan menderita.

Ironis. Orang lain nggak manggil dia apa-apa. Cuma “pengemis itu”. Tapi Yesus sebut berarti. Di mata Tuhan dia bukan angka, bukan “masalah sosial”. Dia pribadi.

Posisinya: “Berbaring dekat pintu gerbang orang kaya itu” Dia nggak masuk. Nggak diundang. Cuma bisa lihat dari luar. “Pintu gerbang” = simbol akses. Dia mentok di pagar.

Kayak Lazarus-Lazarus zaman sekarang: tukang parkir di depan mall, OB di lobi gedung, tukang sampah di depan restoran mewah. Dekat, tapi nggak pernah diajak makan.

Kondisinya: “Sangat miskin, penuh borok” Borok = luka terbuka. Nggak ada BPJS, nggak ada yang ngobatin. Luka fisiknya nunjukin luka sistemnya.

Temannya cuma anjing

“Anjing datang menjilat boroknya”. Kedengarannya jorok. Tapi ini detail paling ngena: yang peduli sama dia cuma anjing liar. Manusia kaya di dalam nggak. Jadi waktu kita “buka kursi”, kita lagi ngalahin anjing-anjing itu. Kita jadi manusia pertama yang lihat dia.

Keinginannya sederhana: “Menginginkan remah-remah yang jatuh dari meja” Dia nggak minta warisan. Nggak minta ganti kursi orang kaya. Cuma remah. Sisa. Yang jatuh. Korupsi itu ngambil piring utuh. Pertobatan itu rela ngasih remah.

Gambaran modernnya buat renungan malam:

Lazarus 2026 itu bisa jadi:

  • Satpam yang tiap hari lihat kita bawa makanan GoFood, tapi gajinya UMR

  • Adik kelas yang nggak bisa ikut study tour karena 300rb

  • Ibu yang jualan di depan gereja tapi nggak pernah kita ajak duduk pas natalan

Dia nggak butuh ceramah. Dia butuh 1 kursi + 1 piring.

Renungan singkat:

“Ketika pertolongan manusia terbatas, Tuhan tetap sanggup bertindak. Nama Lazarus mengingatkan bahwa Allah adalah Penolong yang setia bagi umat-Nya.”

Penyebar: shalom.click | Ingot Simangunsong

Berita Terkait

KKR Emak-emak Pejuang Ekonomi Keluarga, Lasma Sianturi: Jiwa dan Roh harus tetap bersatu
Wali Kota Pematangsiantar Sambut Rencana Penutupan Sinode Besar GPI
Tetap teguh dalam kebenaran di tengah ketidakadilan
Uskup Agung Medan resmikan Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan
Saat dunia mengering, mata air Tuhan tetap mengalir
“Saat langit dan bumi berbicara: Pelajaran rohani dari bencana hidrometeorologi”
Shalom: Pelukan damai Allah di tengah pergumulan hidup
3 jangkar buat keluarga Kristen waktu suami diPHK
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:40 WIB

KKR Emak-emak Pejuang Ekonomi Keluarga, Lasma Sianturi: Jiwa dan Roh harus tetap bersatu

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Sambut Rencana Penutupan Sinode Besar GPI

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:48 WIB

Tetap teguh dalam kebenaran di tengah ketidakadilan

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:18 WIB

Uskup Agung Medan resmikan Kuasi Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Pangaribuan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:36 WIB

Saat dunia mengering, mata air Tuhan tetap mengalir

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:28 WIB

NAFAS KASIH

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:42 WIB

SULUH ZAMAN

Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT

Senin, 15 Jun 2026 - 16:51 WIB

NAFAS KASIH

Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan

Minggu, 14 Jun 2026 - 22:40 WIB