Partangiangan Bibelvrouw HKBP Distrik IV Toba perkokoh persaudaraan dalam Kasih Kristus

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bvr. (Emerita) Sentiria Sitorus menyampaikan renungan Mazmur 25:1-5 dan Mazmur 133

KOMUNITAS Bibelvrouw HKBP Distrik IV Toba menyelenggarakan Partangiangan Bibelvrouw Bersama Keluarga pada Senin, 13 Juli 2026, di Pondok Berata Dapdap, tepian Danau Toba.

Kegiatan ini mengusung tema, “Meninjau Parhahaanggion Bibelvrouw Dulu dan Sekarang untuk Mewariskan yang Terbaik bagi Penerus Gereja dan Masyarakat.”

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diajak mempererat persaudaraan dalam kasih Kristus sebagaimana diamanatkan dalam Mazmur 133, sekaligus memperkuat komitmen pelayanan bagi gereja, keluarga, dan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan perjalanan bersama menggunakan kapal menuju lokasi kegiatan.

Setibanya di lokasi, kegiatan dibuka dengan doa, dilanjutkan sosialisasi perlindungan anak yang disampaikan Ketua LPA Toba, Apt. Moriana Hutabarat, Dra., M.Si., bersama Pembina Ir. Parlindungan Sianipar, M.T., serta Wakil Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak, Drs. Samsir Simanjuntak.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ciptaan Tuhan, peserta juga mengikuti penaburan benih ikan mas ke Danau Toba.

Kegiatan simbolis ini dipimpin Praeses HKBP Distrik IV Toba, Pdt. Ebsan Hutabarat, M.Th., bersama Bibelvrouw dari berbagai resor serta sejumlah tamu undangan dari Kementerian Agama, LPA Kabupaten Toba, PSSAB Toba, STB HKBP, dan IAKN Tarutung.

Dalam khotbahnya, Bibelvrouw Emerita Sentiria Sitorus menegaskan bahwa persaudaraan Bibelvrouw tidak dibangun semata-mata atas hubungan darah, melainkan atas kasih Kristus yang mempersatukan setiap orang percaya dalam pelayanan.

Ia mengajak seluruh Bibelvrouw untuk tetap berharap kepada Tuhan agar Parhahaanggion semakin kokoh dan menjadi berkat bagi banyak orang, sebagaimana pesan Mazmur 25:1–5.

Usai ibadah, peserta mengikuti berbagai kegiatan kebersamaan, seperti refleksi, diskusi keluarga, makan bersama, lomba memancing, aksi menjaga kebersihan lingkungan, hingga penyerahan hadiah dan cendera mata kepada 40 peserta.

Seluruh rangkaian acara juga diisi dengan doa syafaat bagi keluarga, gereja, bangsa Indonesia, anak-anak korban kekerasan, kelestarian lingkungan, serta perdamaian dunia.

Sebagai tuan rumah, Bvr. Theresnaria Situmorang berharap Partangiangan ini semakin menghidupkan nilai-nilai Parhahaanggion dalam kehidupan keluarga, pelayanan jemaat, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga menjadi warisan iman yang terus diteruskan kepada generasi mendatang.

Penyebar: Shalom.click | Rilis

Berita Terkait

Gereja jangan cuma bicara, bumi juga butuh dijaga
Yesaya 40: 31 tentang kekuatan baru
Allah kota benteng kita
Ketika sebuah postingan menjadi tempat seseorang mencari penguatan
PT Hydra Media Indonesia perluas Jaringan Fiber Optik, Dukung Siantar makin terkoneksi
5 tanda bahwa Tuhan Yesus sangat peduli kepada kita
Paduan Suara Gereja yang menginspirasi Dunia: Ketika Pujian menjangkau Bangsa-Bangsa
Jangan minder dengan yang kecil, Tuhan bisa membuatnya berdampak besar
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:50 WIB

Gereja jangan cuma bicara, bumi juga butuh dijaga

Kamis, 3 September 2026 - 07:16 WIB

Yesaya 40: 31 tentang kekuatan baru

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Allah kota benteng kita

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Ketika sebuah postingan menjadi tempat seseorang mencari penguatan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:30 WIB

PT Hydra Media Indonesia perluas Jaringan Fiber Optik, Dukung Siantar makin terkoneksi

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Yesus, Roti kehidupan sejati

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:34 WIB

SULUH ZAMAN

Karena kita telah lebih dahulu dikasihi

Jumat, 2 Okt 2026 - 07:43 WIB