Belajar hikmat dari Yesus bin Sirakh: Takut akan Tuhan adalah permulaan kebijaksanaan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEDIKIT catatan terlebih dahulu: dalam tradisi Kristen, Sirakh (Yesus bin Sirakh) umumnya tidak disebut sebagai nabi.

Ia dikenal sebagai seorang ahli hikmat (scribe/sage) yang menulis kitab kebijaksanaan, yaitu Kitab Sirakh (Ecclesiasticus) sekitar abad ke-2 SM.

Kitab ini termasuk dalam kitab Deuterokanonika, yang diakui oleh Gereja Katolik dan Ortodoks, tetapi tidak termasuk dalam kanon Perjanjian Lama sebagian besar gereja Protestan.

Nats: “PERMULAAN hikmat ialah takut akan Tuhan; hikmat diciptakan bersama orang-orang beriman dalam kandungan.” (Sirakh 1: 14)

DI tengah dunia yang semakin mengagungkan kepintaran, prestasi, dan kekayaan, Yesus bin Sirakh mengingatkan bahwa sumber hikmat sejati bukanlah kecerdasan manusia, melainkan hati yang menghormati Tuhan.

Hikmat tidak hanya terlihat dari banyaknya pengetahuan, tetapi dari cara seseorang hidup dalam kebenaran, kejujuran, dan kasih.

Yesus bin Sirakh mengajarkan bahwa orang yang takut akan Tuhan akan belajar mengendalikan lidahnya, berlaku adil kepada sesama, menghormati orang tua, serta rendah hati dalam setiap keberhasilan.

Hikmat selalu menghasilkan kehidupan yang membawa damai, bukan kesombongan.

Ajaran ini tetap relevan hingga hari ini.

Di tengah derasnya arus informasi, orang percaya dipanggil bukan sekadar menjadi pintar, tetapi menjadi bijaksana.

Dunia membutuhkan lebih banyak pribadi yang mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai Tuhan, bukan semata-mata keuntungan pribadi.

Marilah kita memohon agar Tuhan memenuhi hati kita dengan hikmat-Nya, sehingga setiap perkataan, keputusan, dan tindakan menjadi kesaksian yang memuliakan nama-Nya.

Sebab ketika kita berjalan dalam hikmat Tuhan, hidup kita akan menjadi berkat bagi banyak orang.

Doa:

Tuhan, ajarlah kami memiliki hati yang takut akan Engkau agar kami hidup dalam hikmat-Mu setiap hari.

Tolong kami mengambil keputusan yang benar, mengasihi sesama, dan memuliakan nama-Mu melalui seluruh kehidupan kami. Amin.

Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong

Berita Terkait

Gereja jangan cuma bicara, bumi juga butuh dijaga
Yesaya 40: 31 tentang kekuatan baru
Allah kota benteng kita
Ketika sebuah postingan menjadi tempat seseorang mencari penguatan
PT Hydra Media Indonesia perluas Jaringan Fiber Optik, Dukung Siantar makin terkoneksi
5 tanda bahwa Tuhan Yesus sangat peduli kepada kita
Paduan Suara Gereja yang menginspirasi Dunia: Ketika Pujian menjangkau Bangsa-Bangsa
Jangan minder dengan yang kecil, Tuhan bisa membuatnya berdampak besar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:50 WIB

Gereja jangan cuma bicara, bumi juga butuh dijaga

Kamis, 3 September 2026 - 07:16 WIB

Yesaya 40: 31 tentang kekuatan baru

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Allah kota benteng kita

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Ketika sebuah postingan menjadi tempat seseorang mencari penguatan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:30 WIB

PT Hydra Media Indonesia perluas Jaringan Fiber Optik, Dukung Siantar makin terkoneksi

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Yesus, Roti kehidupan sejati

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:34 WIB

SULUH ZAMAN

Karena kita telah lebih dahulu dikasihi

Jumat, 2 Okt 2026 - 07:43 WIB