“AKULAH pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.” Yohanes 15:5 mengingatkan kita bahwa hidup rohani bukan soal seberapa banyak cabang aktivitas kita, tapi seberapa dalam kita melekat pada Sang Sumber Hidup.
Ranting tidak bisa berbuah sendiri. Kalau dipisahkan dari pokok, ia cepat kering walau terlihat masih hijau. Begitu juga kita.
Kesibukan, validasi manusia, dan rasa aman semu sering diam-diam memotong aliran kasih Tuhan ke hati kita.
Maka hari ini, tinggalkan sejenak hiruk pikuk dan kembalilah melekat. Bukan dengan usaha keras, tapi dengan diam dan membiarkan Dia menghidupimu.
Karena hanya saat kita tinggal di dalam Dia, hidup kita bisa berbuah—buah kasih, damai, dan keteduhan bagi orang di sekitar kita.
Penyebar: shalom.click | Ebenezer









