Jangan menyia-nyiakan anugerah Tuhan

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bacaan Firman: 2 Korintus 6:1-15

“Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah yang telah kamu terima.” (2 Korintus 6: 1)

KASIH karunia adalah pemberian terbesar yang Allah anugerahkan kepada manusia.

Keselamatan tidak diperoleh karena usaha, jabatan, kekayaan, ataupun kebaikan kita, melainkan semata-mata karena kasih-Nya melalui Yesus Kristus.

Namun Rasul Paulus mengingatkan bahwa anugerah itu dapat menjadi sia-sia jika tidak diwujudkan dalam kehidupan yang berubah.

Iman bukan hanya diucapkan dengan bibir, tetapi terlihat dalam karakter, keputusan, dan cara hidup setiap hari.

Dalam 2 Korintus 6, Paulus juga menunjukkan teladan seorang pelayan Tuhan yang tetap setia di tengah penderitaan, kesesakan, penolakan, bahkan penganiayaan.

Kesetiaan kepada Kristus tidak bergantung pada keadaan yang nyaman, tetapi pada keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai umat-Nya.

Paulus kemudian mengingatkan agar orang percaya tidak “merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tidak percaya.”

Pesan ini bukan mengajarkan untuk membenci atau menjauhi orang lain, melainkan menjaga nilai-nilai iman agar tidak dikompromikan oleh cara hidup yang bertentangan dengan kehendak Allah.

Orang percaya dipanggil menjadi terang dunia tanpa kehilangan identitasnya sebagai anak-anak Tuhan.

Di tengah zaman yang menawarkan berbagai kompromi moral, godaan materi, dan tekanan untuk mengikuti arus dunia, firman ini menjadi sangat relevan.

Tuhan memanggil kita untuk hidup dalam kekudusan, kejujuran, kasih, dan kesetiaan.

Anugerah Allah bukan alasan untuk hidup semaunya, tetapi kekuatan untuk hidup semakin serupa dengan Kristus.

Refleksi

Apakah saya masih menghargai kasih karunia Tuhan melalui kehidupan yang taat? Ataukah saya mulai berkompromi dengan nilai-nilai dunia sehingga kesaksian iman saya semakin pudar?

Hari ini adalah kesempatan untuk kembali memperbarui komitmen kepada Kristus. Jangan sia-siakan anugerah-Nya.

Hiduplah sebagai pribadi yang memancarkan kasih, kebenaran, dan kekudusan di mana pun Tuhan menempatkan kita.

Doa:

Bapa di surga, terima kasih atas kasih karunia-Mu yang telah menyelamatkan kami. Tolong kami agar tidak menyia-nyiakan anugerah itu, tetapi hidup seturut kehendak-Mu. Berikan kami keberanian untuk tetap setia, menjaga kekudusan hidup, dan menjadi terang di tengah dunia. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Shalom.click — Menebarkan Kasih, Menguatkan Iman.

Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong

Berita Terkait

PESAN SEPTEMBER — hari ke-26: Belajar dari Semut: Kecil, tetapi tidak malas
PESAN SEPTEMBER — hari ke-22: “Jangan takut melangkah, Tuhan tidak pernah meninggalkan”
Pesan September hari ke-15: Tetap bersukacita, meski keadaan belum berubah
Pesan September hari ke-14: Tetap percaya, meski jawaban belum terlihat
Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”
Pesan September — Hari ke-12: “Kamu tidak berjalan sendirian”
Pesan September — Hari ke-11 “Tetap melangkah, meski pelan”
Pesan September — Hari ke-10: “Tuhan tidak pernah terlambat”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 06:01 WIB

PESAN SEPTEMBER — hari ke-26: Belajar dari Semut: Kecil, tetapi tidak malas

Selasa, 22 September 2026 - 08:07 WIB

PESAN SEPTEMBER — hari ke-22: “Jangan takut melangkah, Tuhan tidak pernah meninggalkan”

Selasa, 15 September 2026 - 07:22 WIB

Pesan September hari ke-15: Tetap bersukacita, meski keadaan belum berubah

Senin, 14 September 2026 - 06:23 WIB

Pesan September hari ke-14: Tetap percaya, meski jawaban belum terlihat

Minggu, 13 September 2026 - 08:57 WIB

Pesan September — Hari ke-13: “Belajar bersyukur hari ini”

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Karena kita telah lebih dahulu dikasihi

Jumat, 2 Okt 2026 - 07:43 WIB