ADA kalanya kita bertanya dalam hati, “Tuhan, sampai kapan aku harus menunggu?”
Doa sudah dinaikkan, usaha sudah dilakukan, tetapi keadaan seperti belum juga berubah.
Kita sering mengira Tuhan terlambat karena jawaban belum datang sesuai waktu yang kita inginkan.
Padahal, diamnya Tuhan bukan berarti Dia tidak bekerja. Bisa jadi, di balik sesuatu yang belum kita mengerti, Tuhan sedang menyiapkan jalan yang jauh lebih baik.
Jangan menyerah di tengah penantian
Menunggu memang tidak selalu mudah. Apalagi ketika melihat orang lain sudah sampai lebih dulu, sementara kita masih berada di tempat yang sama.
Tapi jangan membandingkan perjalananmu dengan perjalanan orang lain.
Setiap orang punya musimnya sendiri. Ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk menunggu, dan ada waktu untuk menuai.
Tetaplah berjalan. Kalau hari ini belum melihat hasilnya, jangan berarti harapan harus berhenti.
Percaya pada waktu Tuhan
Firman Tuhan mengingatkan:
“Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak berdusta; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.”
— Habakuk 2: 3
Mungkin jawaban Tuhan belum tiba hari ini. Tetapi satu hal yang boleh kita pegang: Tuhan tidak pernah salah mengatur waktu.
Jadi, kalau September ini kamu sedang berada dalam masa penantian, jangan buru-buru menyerah.
Tetap berdoa, berusaha, dan tetap percaya.
Apa yang Tuhan janjikan tidak akan gagal. Waktunya mungkin bukan seperti yang kita mau, tetapi selalu ada alasan di balik waktu Tuhan. 🤍
🌅 Pesan Hari ke-10
Jangan berhenti berharap hanya karena jawaban Tuhan belum terlihat. Bisa jadi, sesuatu sedang dipersiapkan di balik layar kehidupanmu. Tetaplah percaya. Tuhan tidak pernah terlambat.
Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong







