Tuhan, Malam ini duduklah bersamaku

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALAM selalu memiliki caranya sendiri untuk mengajarkan kejujuran.

Ketika keramaian perlahan menghilang dan suara-suara mulai mereda, hati yang paling kuat pun terkadang mengaku lelah.

Malam ini aku tidak datang membawa kata-kata yang indah. Aku hanya membawa diriku apa adanya.

Tuhan, malam ini duduklah bersamaku.

Duduklah di sampingku seperti seorang Bapa yang setia mendengarkan setiap cerita anak-Nya.

Dengarkan kegelisahanku yang tidak sanggup kuucapkan, air mata yang tak sempat jatuh, dan doa-doa yang hanya mampu berbisik di dalam hati.

Jika langkahku hari ini benar, mampukan aku tetap rendah hati.

Ketika aku keliru, ajarlah aku untuk berani memperbaikinya.

Saat aku terluka, sembuhkanlah hatiku.

Walaupun aku mengecewakan orang lain, berikan aku kerendahan hati untuk meminta maaf.

Dan jika ada orang yang melukai aku, mampukan aku mengampuni seperti Engkau telah lebih dahulu mengampuniku.

Saat Engkau duduk di sisiku

Aku percaya, kehadiran-Mu lebih berharga daripada jawaban yang selama ini kucari.

Sebab saat Engkau duduk di sisiku, ketakutan kehilangan kuasanya, kesepian berubah menjadi pengharapan, dan air mata perlahan menjadi doa yang menguatkan.

Tangan-Mu tetap bekerja

Malam ini, biarlah damai-Mu menyelimuti setiap rumah yang sedang bergumul, keluarga yang sedang berdoa, orang yang sedang sakit, hati yang sedang patah, dan setiap jiwa yang mulai kehilangan harapan.

Saat mataku terpejam, biarlah imanku tetap terjaga.

Ketika dunia beristirahat, aku percaya tangan-Mu tetap bekerja.

Tuhan, malam ini duduklah bersamaku. Jangan hanya menemani malamku, tetapi pimpinlah juga langkahku ketika fajar menyingsing.

Sebab bersama-Mu, selalu ada harapan baru.

Doa

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau selalu hadir, bahkan ketika tidak seorang pun memahami isi hatiku. Malam ini aku menyerahkan seluruh kekhawatiran, luka, dan harapanku kepada-Mu.

Penuhi hatiku dengan damai-Mu, pulihkan jiwaku, dan berikan kekuatan untuk menyambut hari esok dengan iman yang teguh.

Dalam nama Yesus Kristus, Amin.

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.” — Matius 11: 28

Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong

Berita Terkait

Saat Duri diganti Sanobar: Tuhan jago mengubah hidup yang terluka
Tetap setia dalam perkara kecil
Permata Yasfis dan Sardis: Tuhan yang Kudus, Mengasihi, dan Selalu Ingat Anak-Nya
Jangan main-main dengan KEPERCAYAAN RAKYAT
Tuhan tidak pernah terlambat
Ketika AIB KELUARGA menjadi KONSUMSI PUBLIK: Apa kata Firman Tuhan?
“Ketika pemimpin kehilangan hikmat: Apa kata Alkitab?”
Belajar dari Abram: Ketika Mengalah Justru Membuka Jalan Berkat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:20 WIB

Tuhan, Malam ini duduklah bersamaku

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:07 WIB

Saat Duri diganti Sanobar: Tuhan jago mengubah hidup yang terluka

Senin, 27 Juli 2026 - 09:52 WIB

Tetap setia dalam perkara kecil

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:50 WIB

Permata Yasfis dan Sardis: Tuhan yang Kudus, Mengasihi, dan Selalu Ingat Anak-Nya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:08 WIB

Jangan main-main dengan KEPERCAYAAN RAKYAT

Berita Terbaru

RENUNGAN

Tuhan, Malam ini duduklah bersamaku

Selasa, 4 Agu 2026 - 00:20 WIB

Uncategorized

Belajar dari Semut, jangan cuma sibuk untuk diri sendiri

Minggu, 2 Agu 2026 - 15:45 WIB