Tuhan yang ketinggalan zaman, atau manusia yang kehilangan arah?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DI tengah derasnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan berbagai pemikiran baru, tidak sedikit orang yang mulai mempertanyakan bahkan meremehkan keberadaan Tuhan.

Ada yang berkata bahwa Tuhan yang menciptakan Adam adalah “Tuhan yang ketinggalan zaman”, seolah-olah Sang Pencipta harus tunduk pada perubahan zaman yang diciptakan-Nya sendiri.

Namun pertanyaannya, benarkah Tuhan yang menjadi usang? Ataukah manusia yang semakin jauh dari sumber kebenaran?

Alkitab mengingatkan bahwa akan datang masa ketika manusia lebih menyukai ajaran yang sesuai dengan keinginannya daripada kebenaran yang menegur dan membimbingnya (2 Timotius 4: 3-4).

Penyesatan tidak selalu hadir dalam bentuk yang kasar. Kadang ia datang melalui gagasan yang terdengar cerdas, modern, dan meyakinkan, tetapi perlahan mengikis iman dan membuat manusia merasa tidak lagi membutuhkan Tuhan.

Sejak di Taman Eden, strategi yang digunakan tidak banyak berubah: menanamkan keraguan terhadap firman Tuhan.

Ketika manusia mulai menganggap pikirannya lebih tinggi daripada hikmat Allah, saat itulah arah hidup mulai kabur.

Tuhan tidak pernah menjadi ketinggalan zaman. Dia adalah Allah yang sama, dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya.

Firman-Nya tetap relevan karena berbicara tentang hakikat manusia yang tidak pernah berubah: manusia yang membutuhkan kasih karunia, pengampunan, dan keselamatan.

Karena itu, ketika dunia berkata bahwa Tuhan sudah tidak relevan, orang percaya dipanggil untuk bertanya dengan jujur kepada dirinya sendiri:
Apakah Tuhan yang ketinggalan zaman, ataukah aku yang mulai kehilangan arah?”

Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.” — Ibrani 13: 8

 

Doa:

Tuhan, jagalah hati dan pikiranku agar tidak mudah diombang-ambingkan oleh berbagai ajaran dan pemikiran yang menjauhkan aku dari-Mu. Berikan hikmat untuk membedakan kebenaran dari penyesatan, serta keberanian untuk tetap berpegang pada firman-Mu di tengah perubahan zaman. Amin.

Salam damai dan berkat untuk pelayanan shalom.click. 🌿✝️🙏

 

Penyebar: shalom.click | Ebenezer

Berita Terkait

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah
Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT
Ketika zaman “menghakimi” Sang Pencipta
Agur bin Yake dan kerinduan akan pemimpin yang tak serakah
Menjadi jembatan, bukan tembok
Merawat firman di setiap musim kehidupan keluarga
Ketika Takhta kehilangan hikmat: Apa kata Alkitab tentang Pemimpin Bebal dan Korup?
Jangan menyerah, Kawan: Tuhan masih bekerja di balik hari-harimu
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:28 WIB

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah

Senin, 15 Juni 2026 - 16:51 WIB

Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:12 WIB

Tuhan yang ketinggalan zaman, atau manusia yang kehilangan arah?

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:25 WIB

Agur bin Yake dan kerinduan akan pemimpin yang tak serakah

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:08 WIB

Menjadi jembatan, bukan tembok

Berita Terbaru

SULUH ZAMAN

Warga Surga di tengah dunia yang kehilangan arah

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:28 WIB

NAFAS KASIH

Ketika Jiwa dan Roh kembali berpelukan

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:42 WIB

SULUH ZAMAN

Saat CACI MAKI mengalahkan HIKMAT

Senin, 15 Jun 2026 - 16:51 WIB

NAFAS KASIH

Tak ada Air Mata yang sia-sia di hadapan Tuhan

Minggu, 14 Jun 2026 - 22:40 WIB