Bumi bukan barang rampasan, tapi titipan Tuhan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“POHON ditebang habis, sungai makin keruh, gunung dikeruk, laut dipenuhi sampah.”

SERING banget kita dengar berita seperti itu. Kadang kita cuma bisa geleng-geleng kepala sambil berpikir, “Memangnya aku bisa ngapain?”

Padahal, Tuhan sejak awal nggak pernah kasih manusia izin buat ngerusak bumi.

Kita dipercaya buat mengelola, bukan menghabiskan.

Di banyak tempat, gereja mulai sadar bahwa menjaga lingkungan juga bagian dari pelayanan.

Ada jemaat yang menanam pohon, membersihkan sungai, mengurangi penggunaan plastik, bahkan mendampingi warga yang kehilangan sumber air akibat kerusakan alam.

Itu kabar baik yang layak disyukuri.

Iman Itu Harus Kelihatan

Kalau kita bilang mengasihi Tuhan, seharusnya kasih itu juga terasa pada ciptaan-Nya.

Nggak harus mulai dari aksi besar.

Membawa botol minum sendiri, tidak membuang sampah sembarangan, menghemat listrik, atau ikut menanam pohon juga merupakan bentuk tanggung jawab sebagai murid Kristus.

Bumi Ini Dipinjamkan

Alam bukan warisan dari nenek moyang yang bebas kita habiskan.

Bumi adalah titipan Tuhan yang suatu hari akan kita wariskan kepada anak cucu.

Jangan sampai mereka hanya mendengar cerita tentang hutan yang dulu hijau, sungai yang dulu jernih, atau udara yang dulu bersih.

Yuk Jadi Pembawa Harapan

Dunia mungkin melihat hutan sebagai sumber keuntungan.

Tetapi orang percaya melihatnya sebagai bagian dari karya agung Sang Pencipta.

Mari jadi generasi yang bukan cuma pandai bicara soal iman, tetapi juga berani menjaga bumi.

Sebab setiap pohon yang kita rawat, setiap sungai yang kita jaga, dan setiap langkah kecil yang kita lakukan bisa menjadi kesaksian bahwa kasih Tuhan nyata melalui tindakan.

“TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.” (Kejadian 2: 15)

 

Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong 

Berita Terkait

Gereja bukan cuma tempat ibadah, tapi juga tempat aman buat anak
Pelayanan Gereja untuk Lansia, wujud nyata Kasih Kristus yang menguatkan para Jompo
Pemprov Sumut dukung Gerakan Penghijauan HKBP, 20 ribu bibit pohon disiapkan
Bangun Kota Toleransi berlandaskan nilai iman, Pemko Pematangsiantar gandeng Asosiasi Pendeta Indonesia
Dari Negeri Kelaparan menuju kebangkitan ekonomi: Pelajaran berharga dari perjalanan Etiopia
Apa itu Deuterokanonika?
Firman Tuhan terus menjangkau lebih banyak orang
Gereja semakin menguatkan pelayanan bagi anak-anak
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Bumi bukan barang rampasan, tapi titipan Tuhan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:54 WIB

Gereja bukan cuma tempat ibadah, tapi juga tempat aman buat anak

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:12 WIB

Pemprov Sumut dukung Gerakan Penghijauan HKBP, 20 ribu bibit pohon disiapkan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:18 WIB

Bangun Kota Toleransi berlandaskan nilai iman, Pemko Pematangsiantar gandeng Asosiasi Pendeta Indonesia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:15 WIB

Dari Negeri Kelaparan menuju kebangkitan ekonomi: Pelajaran berharga dari perjalanan Etiopia

Berita Terbaru

KABAR BAIK HARI INI

Bumi bukan barang rampasan, tapi titipan Tuhan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 12:03 WIB

KABAR BAIK HARI INI

Gereja bukan cuma tempat ibadah, tapi juga tempat aman buat anak

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:54 WIB

NAFAS KASIH

Saat kebenaran dipelintir, jangan sampai hatimu ikut terbalik

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:35 WIB

SULUH ZAMAN

Ketika perbedaan menjadi berkat

Kamis, 30 Jul 2026 - 11:00 WIB