Purpose Driven Life (Hidup yang digerakkan oleh tujuan)

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENGANTAR: Buku Purpose Driven Life (Hidup yang Digerakkan oleh Tujuan) karya Rick Warren telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia untuk menemukan makna hidup berdasarkan rencana Allah. Buku ini bukan sekadar bacaan rohani, melainkan panduan praktis untuk menjalani kehidupan yang berpusat pada Tuhan.

“Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada.” (Kisah Para Rasul 17: 28)

DI tengah dunia yang terus mendorong manusia mengejar kesuksesan, kekayaan, dan popularitas, banyak orang justru kehilangan arah hidup.

Pertanyaan “Mengapa saya ada di dunia ini?” menjadi pergumulan yang tidak mudah dijawab.

Melalui buku Purpose Driven Life (Hidup yang Digerakkan oleh Tujuan), Rick Warren mengajak pembaca menemukan jawaban yang sejati: hidup manusia dimulai dari Allah dan berakhir untuk kemuliaan Allah.

Kita diciptakan bukan secara kebetulan, melainkan dengan tujuan yang telah dirancang Sang Pencipta.

Buku ini disusun dalam perjalanan rohani selama 40 hari. Setiap hari pembaca diajak merenungkan firman Tuhan, mengevaluasi kehidupan, dan mengambil langkah nyata untuk hidup sesuai kehendak-Nya.

Bahasa yang digunakan sederhana, tetapi penuh kedalaman, sehingga mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.

Rick Warren menjelaskan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk menjalani lima tujuan utama kehidupan.

Pertama, menyembah Allah dengan segenap hati.

Kedua, menjadi bagian dari keluarga Allah melalui persekutuan dengan sesama orang percaya.

Ketiga, bertumbuh menjadi serupa dengan Kristus.

Keempat, melayani dengan karunia yang telah Tuhan berikan.

Kelima, memberitakan kasih dan keselamatan Kristus kepada dunia.

Kekuatan buku ini terletak pada kemampuannya menggeser fokus hidup dari “apa yang saya inginkan” menjadi “apa yang Tuhan kehendaki”.

Perubahan sudut pandang ini membuat pembaca tidak lagi mengukur keberhasilan dari pencapaian duniawi, tetapi dari kesetiaan menjalankan panggilan Allah.

Meski telah diterbitkan bertahun-tahun lalu, pesan buku ini tetap relevan.

Di era ketika banyak orang mengejar validasi media sosial, jabatan, dan materi, Purpose Driven Life mengingatkan bahwa identitas sejati hanya ditemukan di dalam Kristus.

Buku ini sangat layak dibaca oleh setiap orang percaya, baik yang baru bertumbuh dalam iman maupun yang telah lama mengikut Kristus.

Bahkan, buku ini dapat menjadi bahan pendamping dalam kelompok pemuridan, persekutuan keluarga, maupun pembinaan jemaat.

Pada akhirnya, hidup yang berhasil bukanlah hidup yang paling sibuk atau paling terkenal, melainkan hidup yang dipakai Tuhan sesuai tujuan-Nya.

Ketika seseorang menemukan tujuan ilahi dalam hidupnya, setiap langkah akan memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar mengejar ambisi pribadi.

Penilaian: ★★★★★ (5/5)

Rekomendasi Shalom.click: Buku ini merupakan salah satu bacaan rohani klasik yang patut dimiliki setiap keluarga Kristen. Isinya mengingatkan bahwa kehidupan terbaik bukanlah ketika kita mengejar mimpi sendiri, melainkan ketika kita hidup sesuai tujuan yang telah Allah tetapkan sejak semula.

Penyebar: Shalom.click | Ebenezer

Berita Terkait

Menyingkirkan ketergesaan, menemukan Kristus
The Common Rule – Aturan Umum yang Membebaskan
RUAH 2026: Sahabat harian untuk menemukan Tuhan dalam rutinitas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:40 WIB

Purpose Driven Life (Hidup yang digerakkan oleh tujuan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:48 WIB

Menyingkirkan ketergesaan, menemukan Kristus

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

The Common Rule – Aturan Umum yang Membebaskan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:25 WIB

RUAH 2026: Sahabat harian untuk menemukan Tuhan dalam rutinitas

Berita Terbaru

RESENSI

Purpose Driven Life (Hidup yang digerakkan oleh tujuan)

Selasa, 30 Jun 2026 - 13:40 WIB

NAFAS KASIH

Kultivasi Rohani: Proses menumbuhkan kehidupan bersama Tuhan

Minggu, 28 Jun 2026 - 04:56 WIB

NAFAS KASIH

Jangan menyia-nyiakan anugerah Tuhan

Jumat, 26 Jun 2026 - 05:48 WIB