Nama lengkap: Suster Alessandra Smerilli, FMA (Daughters of Mary Help of Christians/Salesian Don Bosco)
Lahir: 14 November 1974, Vasto, Italia.
Latar Belakang
SUSTER Alessandra dikenal sebagai seorang religius, ekonom, akademisi, dan pakar ekonomi sosial.
Ia menyelesaikan studi ekonomi di Italia dan meraih doktor dalam bidang ekonomi politik.
Sebelum berkarya penuh di Vatikan, ia mengajar ekonomi politik, statistik, etika bisnis, dan ekonomi sipil di berbagai perguruan tinggi Katolik.
Pelayanan di Vatikan
Kariernya di Kuria Roma berkembang secara bertahap:
Tahun 2021 diangkat oleh Pope Francis sebagai Undersecretary Dikasteri untuk Pengembangan Manusia Integral.
Pada tahun yang sama dipercaya menjadi Sekretaris Dikasteri, menjadikannya perempuan pertama yang menduduki jabatan tersebut.
Ia juga memimpin Economic Task Force dalam Komisi Vatikan untuk penanganan dampak pandemi COVID-19, khususnya pada aspek ekonomi dan sosial.
Menjadi Prefek Dikasteri
Pada 30 Juni 2026, Pope Leo XIV menunjuk Suster Alessandra Smerilli sebagai Prefek Dicastery for Promoting Integral Human Development, efektif mulai 1 September 2026.
Penunjukan ini menjadi tonggak penting karena menunjukkan semakin besarnya kepercayaan Gereja terhadap perempuan dalam kepemimpinan tingkat tinggi di Kuria Roma.
Bidang Pelayanan Dikasteri
Dikasteri ini menangani berbagai isu penting, antara lain:
– Keadilan dan perdamaian.
– Migrasi dan pengungsi.
– Perlindungan lingkungan hidup.
– Pembangunan manusia seutuhnya.
– Pendampingan masyarakat miskin dan rentan.
Gagasan yang Diusung
Suster Alessandra menekankan bahwa ekonomi harus melayani manusia, bukan sebaliknya. Ia banyak berbicara mengenai:
– Ekonomi yang berkeadilan;
– solidaritas terhadap kaum miskin;
– etika dalam dunia bisnis dan keuangan;
– pembangunan yang berkelanjutan sesuai semangat ensiklik Laudato Si’.
Makna bagi Gereja
Pengangkatan Suster Alessandra bukan sekadar promosi jabatan.
Ini merupakan tanda bahwa Gereja semakin membuka ruang bagi kaum awam dan perempuan untuk mengambil bagian dalam kepemimpinan, sesuai kompetensi dan panggilan pelayanan mereka, sambil tetap setia pada misi Gereja untuk menghadirkan kasih Kristus bagi dunia.
Profil ini dapat menjadi landasan yang kuat untuk mengulas bagaimana kepemimpinan perempuan di Vatikan berkembang di bawah Paus Fransiskus dan dilanjutkan oleh Paus Leo XIV sebagai bagian dari pembaruan pelayanan Gereja.
Penyebar: Shalom.click | Ingot Simangunsong









